Warga Desa Tlogowungu Harapkan Sekolah Islam Bagi Anak-anak

Warga berbahagia dengan kepedulian kaum Muhsini untuk membantu mereka yang terancam aqidahnya melalui BMH

Warga Desa Tlogowungu yang terdiri dari 5 dusun ini merupakan desa sasaran pemurtadan. Di desa tersebut ada 7 rumah ibadah agama tertentu dan 1 rumah ibadah agama tertentu lainnya, yang keberadaannya cukup mencolok di tengah kehidupan masyarakat.

“Padahal ini warga muslim mayoritas di kampung ini,” terang seorang tokoh masyarakat setempat.

Desa yang relatif sepi ini, menjadi kritis dalam segi keimanan keluarga. Banyak masyarakat, khususnya para muallaf yang harus kuat-kuatan menghindari jebakan dan bujukan dari para relawan pemurtadan.

BMH sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional berinisiasi untuk terus bersama para muallaf agar terus terjaga aqidahnya.

Hadir dalam agenda penguatan aqidah ini, Bapak Taufik, KUA Desa Tlogowungu. ” Saya, Sangat kagum dengan aksi BMH ini,” ungkap Taufik.

Selain pencerahan guna penguatan aqidah, BMH kembali menyalurkan 200 paket kebutuhan masyarakat.

Paket bantuan untuk warga sasaran pemurtadan telah siap disalurkan

“Alhamdulillah. Matur suwun sanget, atas bantuan ini, kami sangat terbantu,” ujar Slamet.

“Penguatan ini akan terus BMH lanjutkan, Semoga warga desa ini semakin kuat aqidahnya,” urai GM BMH Jateng Imam Muslim.

Harapan kedepannya, BMH bisa hadirkan Sekolah Islam di desa ini, Khususnya setingkat MI ke atas.

“Mari Ambil bagian, Semoga harapan penduduk di desa ini untuk menghadirkan sekolah Islam satu-satunya menjadi kenyataan,” pungkas Muslim.*/Yusron

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *