Trip Kemanusiaan ke Pasigala Bersama Yayasan Al-Muslim

Tiga bulan pasca kejadian gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) kondisi masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan.

“Pemulihan masih memerlukan waktu, masih terlihat runtuhan bangunan dan renovasi yang masih di lakukan di beberapa rumah warga,” terang Syamsuddin Koordinator Lapangan BMH di Palu.

Kondisi tersebut mengundang kepedulian banyak pihak yang bersinergi dengan Laznas BMH. Di antaranya adalah Yayasan Al-Muslim Tambun Bekasi Jawa Barat.

“Alhamdulillah kami sudah di Palu, kami berangkat pada Jumat 11 Januari 2019 pukul 05.00 WIB, melalui kegiatan Trip kemanusiaan to Palu, Sigi Donggala, Baitul Maal Hidayatullah bersama Yayasan Al Muslim Tambun, Tafaquh dan Pos Dai,” terang amil bidang kemitraan BMH Pusat, Melky.

Trip kemanusiaan tersebut kembali mengirimkan bantuan untuk warga berupa logistik, pembangunan dapur, ruang makan santri dan pembangunan sekolah-sekolah yang roboh di Pondok Pesantren Hidayatullah Palu.

“Selain sisi fisik, trip kemanusiaan ini juga memberikan pelatihan trauma healing “Training of trainer” untuk para da’i yang akan mengemban amanah dakwah di beberapa daerah di Palu untuk menghilangkan trauma dengan konsep Spiritual and Qur’anic Healing,” jelas Syamsuddin.

Harapannya upaya untuk kembali membangkitkan kehidupan masyarakat di Palu, Sigi dan Donggala bisa melalui dua sisi sekaligus, yakni mental dan kemandirian.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *