Tingkatkan Skill Amil dengan Pelatihan Program Pemberdayaan dan Jurnalistik

Suasana pelatihan program pemberdayaan dan jurnalistik BMH 2018 (21/2)

Sudah menjadi tuntutan zaman, seiring dengan perubahan kehidupan masyarakat termasuk lompatan teknologi informasi, BMH sebagai Laznas dengan jaringan terluas di Indonesia mesti menyikapinya dengan peningkatan mutu dan skill amil di setiap perwakilan.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan mindset kreatif di dalam mengembangkan program dan pemberdayaan berdasarkan value yang dikembangkan oleh BMH,” terang Direktur Zakat Institute BMH Pusat, Ade Syariful Allam (21/2).

Selain itu pelatihan ini dimaksudkan peserta memiliki pemahaman dan keterampilan di bidang program dan pemberdayaan serta kemampuan mumpuni melaporkan dalam bahasa jurnalistik serta dokumentasi kekinian.

“Harapannya, setelah pelatihan ini usai, para amil BMH di seluruh perwakilan dapat meningkatkan layanan report secara cepat, tepat, akurat dan kredibel,” imbuh Syarif.

Pelatihan Program Pemberdayaan dan Jurnalistik BMH 2018 ini dilaksanakan di Graha Insan Cita Depok dan berlangsung selama tiga hari (20-22 Februari 2018).

Sesi pertama Rabu, 21/2/2018 diisi oleh Ketua Umum Laznas BMH, Marwan Mujahidin yang menerangkan perihal Program Tools: Implementasi dan Report Program.

Dalam paparannya, Marwan menjelaskan perihal pentingnya desain utuh dalam setiap program.

“Kita mesti belajar dari Alquran bagaimana Allah menerangkan perihal desain langit dan bumi. Seperti itulah seharusnya amil-amil BMH dalam mendesain setiap program, sehingga benar-benar tepat sasaran, sustainable dan dapat mewujudkan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Besok akan dilanjutkan dengan beberapa sesi acara, termasuk sesi pelatihan jurnalistik bersama redaktur senior Harian Umum Republika.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *