Tersebar di Beberapa Titik Relawan Langsung Aksi Bantu Korban Gempa

Penyaluran karepet dan beras beberapa jam sebelum gempa 7 SR kembali mengguncang NTB (5/8)

Gempa bumi 7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat pada Ahad (5/8) pukul 18:46 telah menimbulkan korban tambahan dan kerusakan yang lebih luas dan serius.

“Ketika gempa terjadi, saya dalam perjalanan setelah menyalurkan bantuan logistik berupa beras 2,5 ton, kemudian terpal untuk hunian sementara warga sebanyak 200 lembar. Hingga malam, saya masih di Lombok Utara dan belum sampai ke rumah,” terang Kepala BMH Perwakilan Nusa Tenggara Barat, Abdul Kholiq (5/8).

Sementara itu, dai tangguh BMH yang bertugas di posko BMH, Ustadz Suhardi yang berada di Dusun Ketapang, Desa Madain, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur menjelaskan bahwa suasana sangat mencekam.

“Semalam keadaan sangat mencekam dan panik. Alhamdulillah, warga di posko kami, BMH dan AQL dalam keadaan selamat. Sekarang saya sedang mengurus jenazah warga atas nama Sumiyati di Kayangan Lombok Utara,” ucap Suhardi melalui sambungan telpon (6/8).

Di waktu bersamaan, tim BMH yang tersebar di beberapa titik melaporkan bahwa di tempat lain juga terjadi dampak gempa yang serius.

“Kerusakan dan korban meninggal dunia juga terjadi di sini. Kondisi rumah warga banyak retak dan bahkan hancur. Pagi ini ditemukan dua warga meninggal dunia. Sekarang kami langsung bantu evakuasi, siang baru koordinasi kembali di kantor BMH NTB di Mataram,” terang relawan BMH di Lombok Barat Romli yang saat kejadian berada di Desa Medas, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Dai tangguh yang sekaligus relawan BMH Ustadz Suhardi saat mengurus jenazah korban gempa pagi ini (6/8)

Dengan semakin luas dan massifnya dampak gempa yang terjadi, Laznas BMH akan segera mengirim tim relawan tambahan untuk membantu proses evakuasi, penyediaan logistik, obat-obatan dan tim trauma healing.

“Insya Allah kami akan segera menyiapkan tim relawan tambahan guna membantu proses evakuasi, ketersediaan logistik dan obat-obatan. Saat ini juga BMH sedang berkomunikasi dengan lembaga yang kompeten di bidang kesehatan untuk bisa bersinergi di lapangan agar kebutuhan medis warga dapat juga segera kami bantu,” terang Direktur Program dan Pendayagunaan Laznas BMH Pusat, Dede Heri Bachtiar.

Dede menambahkan BMH juga sedang mengupayakan pengiriman armada ambulan guna membantu proses evakuasi dan penanganan medis secara lebih cepat dan massif.

Para dermawan yang ingin membantu korban gempa dapat langsung mengirimkan bantuannya melalui BMH terdekat di kota Anda atau melalui layanan online yang disedikan melalui bmh.or.id.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *