Terperosok, Terpelanting, Namun Tetap Bahagia Berkhidmat untuk Umat hingga Perbatasan Indonesia-Malaysia

Salah satu nilai lebih yang dimiliki Laznas BMH adalah jaringan kantor yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di wilayah-wilayah perbatasan, seperti di Sebatik, Kalimantan Utara.

Sebagaimana ktia ketahui, Pulau Sebatik adalah sebuah pulau di sebelah Timur Laut Kalimantan.

Pulau ini secara administratif merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara. Pulau Sebatik merupakan Pulau Terdepan dan Pulau Terluar di Indonesia.

“Sisi yang sangat menarik kala menyalurkan amanah kebaikan dari muzakki dan donatur BMH adalah penyaluran di perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik.

Kala itu tim relawan harus masuk ke sebuah pemukiman yang ada di kawasan kebun sawit. Tak ada pilihan, beras berkemasan 10 Kg yang terdiri lebih dari 1 kwintal itu harus diangkut roda dua. Gak ada jalan, kecuali roda dua. Menariknya, jalanan becek, sehingga motor terperosok bahkan tim ada yang kepelest jatuh sudah biasa,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Kalimantan Utara, M. Nor Komara (26/5).

Ternyata hari itu tidak bisa dilanjutkan. Tim relawan balik kanan ke posko. Sekalipun lelah dan hampir-hampir habis tenaga, malam hari relawan saling cerita dan tetap bisa tertawa bersama.

“Ingat besok ke sana lagi, gak usah pakai sepatu, kalau perlu sandal pun gak usah,” ujar salah seorang relawan yang disambut tawa bersama.

Keesokan harinya, tim berangkat siang hari, berharap kondisi jalanan agak mengering.

“Alhamdulillah, besoknya balik dan jalanan lumayan bersahabat. Walau pun untuk benar-benar sampai, ternyata motor terhalang oleh sebuah sungai kering yang tak mungkin dilintasi. Relawan pun turun dan jalan kaki menuju rumah demi rumah warga,” tutur Komara.

Tim relawan BMH pun senang dan bahagia.

“Bukan lagi lelah, terjatuh-jatuh itu rasanya jantung gimana gitu, ya. Kita ini kayak orang gak bisa naik motor kelihatannya, terperosok, terpelanting, terpeleset bukan lagi sekali dua kali. Satu sisi kalau ingat kesal juga rasanya.

Tapi, Alhamdulillah, kalau sudah lihat senyum mereka yang berhak menerima amanah umat ini, senang sekali rasanya.

Pulang itu ringan dan semoga doa-doa mereka meliputi kita semua,” jelas koordinator penyaluran BMH di Pulau Sebatik, Ustadz Amin Asghor.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *