Terima Paket Sembako, Nurmayanti dan Siti Hawa Sangat Bahagia

Wabah Covid-19 kian hari benar-benar telah memukul kehidupan masyarakat kecil secara ekonomi, sehingga kini mereka berada dalam keadaan sulit dan dihinggapi rasa cemas yang begitu kuat.

“Suami saya sehari-hari sebagai ojek online. Sejak wabah ini, pendapatan tidak pasti, tapi selalu turun. Dulu, sebelum ada wabah, biasa sehari dapat 100 ribu, kini 25 ribu saja sehari sudah susah. Orang tidak banyak yang keluar, karena memang harus di dalam rumah,” tutur Nurmayanti, istri dari sang ojek online kala mendapat paket sembako dari BMH (2/4).

Kondisi itu sangat memberatkan, terlebih bersama suami Nurmayanti harus menanggung hidup empat orang anak.

“Ya, masih untung, saya ada usaha warung kecil-kecilan di rumah. Masih bisa sementara ini. Ya, semoga terus ada rezeki. Seperti sekarang ini kan Allah kirim amil-amil BMH antar sembako. Kalau bukan Allah, mana mungkin rezeki begini baik datang ke rumah saya,” ungkapnya dengan mata berlinang.

“Saya bisa balas doa, semoga BMH semakin istiqomah, semakin dipercaya, sehingga banyak orang-orang seperti saya bisa dibantu dalam situasi sulit begini,” imbuhnya.

Senada dengan Nurmayanti, Siti Hawa yang merupakan ibu dari dua anak juga mengalami situasi yang sulit.

“Kalau suami saya supir lepas. Jadi sekarang sepi order, tidak bisa kemana-mana. Jadi, perolehan untuk keluarga jauh sekali. Biasa dapat untuk makan dan jajan anak-anak. Ini sudah susah,” ucapnya.

“Ya, semoga saja, saya sebagai buruh cuci tidak kekurangan order. Karena kalau buruh cuci seperti saya juga tidak bisa bekerja, ya gimana,” imbuhnya.

Saat mendapat bantuan paket sembako dari BMH, Siti Hawa sangat bersyukur.

“Masya Allah, terimakasih ya, untuk donatur BMH semoga Allah berikan kesehatan dan keberkahan rezekinya. Saya sangat bersyukur dapat bantuan ini dari BMH,” ungkapnya.

Laznas BMH telah memulai program peduli untuk keluarga rentan ekonomi selama wabah Covid-19. Karena tidak bisa dipungkiri, geliat ekonomi dan sosial masyarakat semakin terbatas, yang mana ini adalah peluang kita bersama untuk peduli dan berbagi.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *