Takziah dan Beri Bantuan Korban Kapal Karam

Musibah karamnya Kapal KM. Maju Lestari yang melayani rute pelayaran Bulukumba-Selayar  menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Kapal  yang membawa  189 penumpang tersebut  tenggelam dan menelan  korban meninggalkan dunia sebanyak 36 orang. Sedangkan korban selamat sebanyak 153 orang.

Diantara korban meninggal dunia adalah Rurung (51) dan sang istri Marlia (44). Mengetahui keberadaan keduanya, Laznas BMH langsung  berkunjung  ke rumah duka di kawasan Binanga Benteng-Selayar (08/07).

Masih tampak kesedihan Badulu orangtua Rurung.  Didampingi kerabat dan tetangga, lelaki sepuh itu tak banyak bicara.

Dalam kesempatan tersebut Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel) menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban, Bapak Badulu.

“Terimakasih atas kedatangan untuk bertakziah, dan memberikan bantuan untuk kami,” ucap Badulu singkat.

Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH, Rahmat, yang bertakziah menyampaikan belasungkawa yang mendalam  kepada keluarga korban.

“Semoga amal kebaikan almarhum dan almarhuman korban karam KM.  Maju Lestari, yang tak lain adalah putra dari Bapak Badulu diterima di sisi Allah Subahanahu wa Ta’ala,” ucapnya.*/Bas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *