Support Pembangunan Pesantren Darul Fatah Langkat

Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia merupakan suaka moral terbaik bagi generasi bangsa.

Oleh karena itu, Laznas BMH terus meningkatkan komitmennya di bidang pendidikan dengan terus memberikan support terhadap pendirian pesantren.

“Pesantren adalah lembaga pendidikan terbaik, yang insya Allah akan menyelamatkan remaja dan generasi muda bangsa dari pengaruh narkoba, pergaulan yang salah, dan segala macam bentuk keprihatinan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini. Jadi, membangun pesantren dan mendukung program-programnya adalah gerakan multidimensi bagi negeri ini,” terang Kepala BMH Perwakilan Sumatera Utara, Lukman bin Thalib.

Kali ini BMH Perwakilan Sumatera Utara mendukung program pembangunan Pesantren Darul Fatah Hidayatullah Langkat Sumatera Utara. Menuju pesantren ini, tim BMH mesti menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam dari kota Medan.

BMH hadir guna menyalurkan program sembako untuk santri dan dai sekaligus.

“Bantuan dari BMH telah mencukupi bagi pesantren untuk memenuhi kebutuhan santri. Saat ini ada 44 anak usia SD dan SMP yang rutin dibina di pesantren ini,” terang Pengasuh Pesantren Darul Fatah Langkat, Ustadz Muhammad Faris.

Lokasi yang berada di jalur Medan – Aceh, yang tepatnya di Desa Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat ini merupakan hibah dari seorang aghniya.

“Di atas lahan yang luasnya 7.500 M² terdapat dua unit rumah tua yang telah bertahun-tahun kosong tak berfungsi. Satu unit dijadikan tempat tinggal dai dan yang lainnya difungsikan untuk musholla, asrama dan tempat belajar,” imbuhnya.

Selain sembako, BMH Perwakilan Sumatera Utara juga mensupport pembangunan pesantren berupa renovasi rumah yang ada, sehingga bisa maksimal dan optimal dalam pemanfaatannya dalam proses pembinaan para santri.

“Alhamdulillah, BMH juga mensupport pesantren untuk renovasi rumah yang digunakan sebagai musholla dan asrama santri, berupa pasir, semen dan batu koral. Sebelum ada bantuan material dari BMH kegiatan santri hanya bisa dilakukan di teras rumah saja, kami khawatir kalau di dalam, takut ambruk lantainya. Sekarang sudah lebih baik dan bisa tenang,” tutur Ustadz Faris, sapaan akrabnya.

Lebih jauh, dampak dari renovasi yang dilakukan, Ustadz Faris memberikan informasi bahwa pesantren mendapat 5 orang santri baru.

“Alhamdulillah, kami sampaikan terimakasih kepada segenap donatur, muzakki dan mitra BMH. Dukungan untuk pesantren di sini sangat bermanfaat luar biasa. Semoga ke depan pesantren di Langkat ini dapat semakin maju, berkembang, dan memberi manfaat besar bagi lahirnya generasi penerus bangsa yang cerdas, bermoral, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya.*/Irfan

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *