Sumur Bor untuk Santri Tahfidz

Hujan sudah lama tidak turun, udara semakin terasa panas dan gersang. Di beberapa daerah bahkan mulai kekeringan, kesulitan mendapatkan air bersih. Pun, demikian yang dialami para santriwati tahfidz di Pondok Pesantren Al-Firdaus.

Pesantren yang berlokasi di Kampung Jaletreng, Kec. Serpong, Tangerang Selatan, Banten ini telah puluhan tahun mendedikasikan keberadaannya untuk mendidik para santri tahfidz dari kalangan yatim dan dhuafa. Semula tidak pernah mengalami kesulitan air, meskipun saat musim kemarau.

Namun saat ini sumur bor yang ada (kedalamannya hanya 50 meter) sudah tidak sanggup lagi menyediakan air untuk kebutuhan para santri. Untuk mendapatkan air para santri harus antri berjam-jam dan bahkan harus rela tidak mandi jika tidak kebagian air.

Kondisi ini tentu sangat menyulitkan para santri untuk menjalankan aktivitasnya. Terlebih keberadaan air sangat dibutuhkan, agar mereka bisa terus menjaga dalam kondisi berwudhu untuk mudah menghafal Al-Qur’an.

Rukoyyah selaku salah satu santri wati penghafal Qur’an  yang ada di pondok ini sangat bahagia dengan adanya sumur bor ini.  Sehingga bisa membantu saya dan teman teman menjaga wudhu dan aktifitas lain nya.  Terutama yang berkaitan dengan air.

“Alhamdulillah, sekarang sudah dibangun sumur bor, semoga air bersih dapat semakin mudah kami dapatkan di sini,” tuturnya.*/Oman

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *