Sumur Bor untuk Santri di Gunung Sari Bontang

Proses ibadah dan belajar para santri tahfidz di Yayasan Marhamah, Pesantren Hidayatullah Gunung Sari Bontang, tak lama lagi bisa lebih baik.

“Insha Allah tidak lama lagi akan bertemu sumber air dari proses pembuatan sumur bor di sini,” terang Koordinator BMH Gerai Bontang, Hardi Rukmantara belum lama ini.

Sebelum ini sumber air relatif terbatas dan tidak sebanding dengan kebutuhan santri. Saat ini hambatan itu bisa teratasi.

“Hal ini tidak lain karena kesadaran kaum Muslimin dalam kepedulian dan berbagi melalui program sedekah jariyah, yang difokuskan untuk membantu kebutuhan santri,” imbuh Hardi.

Sumur bor ini akan menjadi sumber air bersih andalah bagi total penghuni pesantren yang berumlah 707 jiwa itu.

“Alhamdulillah, selama ini ketersediaan volume air dengan jumlah pengguna memang tidak sebanding. Adanya sumur bor tentu akan memperlancar proses belajar, menghapal quran dan juga aktivitas ibadah mereka,” terang Firdaus, Pengurus Pesantren Hidayatullah Gunung Sari Bontang.

Kehadiran sumur bor ini bukan tanpa hambatan. Pengeboran berlangsung selama 34 hari.

“Akhirnya dengan idzin Allah, BMH mendapatkan sumber air yang cukup baik di kedalaman 90 meter, dan kini dalam proses pembersihan,” tutup Hardi.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *