Sumur Bor untuk Pesantren Kepulauan

Mendukung program pendidikan dan dakwah berarti ikut serta membangun kecerdasan bangsa secara berkesinambungan.

Menariknya, di dalam program pendidikan berbasis pesantren menjadikan pendidikan yang ada benar-benar membentuk miniatur masyarakat, sehingga sarana dan prasarananya tidak saja aspek belajar mengajar, tetapi juga kehidupan itu sendiri.

“Alhamdulillah, di Bintan, 17 Juni 2020, BMH Pusat melalui perpanjangan tangan BMH Perwakilan Kepulauan Riau kembali mempersembahkan sebuah program yang sangat vital bagi para santri khususnya di pondok pesantren Hidayatullah Bintan yakni pembuatan sumur bor,” terang Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau, Abdul Aziz..

Hal ini didasari oleh kondisi ketersediaan air bersih para santri yang masih belum sepenuhnya memadai.

“Oleh karena itu sumur bor ini sangat bermanfaat sekali untuk keberlangsungan kehidupan sehari-hari bagi para santri dan segenap pengurus pesantren beserta para pengasuhnya,” imbuh Aziz.

Bintan, jika masuk musim kemarau kondisinya sangat panas dan debit air pun akan berkurang sehingga tidak jarang para santri harus mencari sumber air hingga kebalik-balik bebukitan. Meski begitu, itulah aktivitas santri kala tiba musim kemarau, tak ada pilihan lain.

Ustadz Humaidi selaku pimpinan pondok merasa sangat bersyukur dengan program sumur bor BMH ini.

“Saya mewakili rekan rekan pengurus mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap program ini. Insya Allah pahala jariyahnya akan mengalir sepanjang masa. Air dari hasil pemboran sumur ini akan kita prioritaskan untuk dua titik yang pertama untuk memenuhi kebutuhan air di asrama tahfidz dan yang kedua akan kita alirkan ke masjid untuk kebutuhan air wudhu dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.

“Teriring do’a semoga bapak dan ibu para donatur dari program ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Dimudahkan segala aktivitasnya dilapangkan rezekinya dan juga kepada sahabat sahabat dari BMH semoga sehat selalu dan terus semangat menjadi perantara kebaikan untuk ummat” Ujar Humaidi penuh harap

Dijadwalkan pengeboran ini selesai dalam 7 hari atau satu pekan.

“Jika lancar dan tak ada kendala semisal ketemu batu besar atau pun kendala lainnya seperti sumber air yang kecil dan potensi rintangan lainnya, Insya Allah paling lambat tujuh hari bisa rampung hingga instalasinya,” jelas Pak Huda selaku vendor pengeboran.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *