Sumur Bor di Du’uman Jadi yang ke-58 Dibangun di Jatim

Kesulitan air bersih hingga saat ini masih menjadi fenomena riil di Indonesia. Terutama saat musim kemarau panjang melanda, banyak wilayah di Indonesia yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Guna ikut serta memecahkan persoalan ini, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui program Sedekah Jariyah Sumur Bor telah sukses membangun 58 sumur bor & Instalasi Air Bersih di Jawa Timur.

“Program ini menjangkau 59 Desa, 48 Kecamatan serta 22 Kabupaten/Kota di Jatim. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 15.537 jiwa telah merasakan manfaat sumur bor dari BMH,” ungkap Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jatim, Imam Muslim (17/6).

Salah satu titik daerah krisis air bersih yang menjadi tempat pembangunan sumur bor yaitu berada di pedalaman Pulau Madura, tepatnya di Dusun Du’uman, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kab. Pamekasan.
“Kalau mau buat sumur bor biayanya mahal, Alhamdulillah BMH bisa membantu wujudkan air bersih untuk warga sini,” ungkap Abdurrahman, warga Dusun Du’uman, Kamis (16/6).

Warga Dusun Du’uman merupakan para petani, yang saat ini sangat membutuhkan sarana air bersih untuk mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

“Kauleh mon tak mondhut aeng ka songai yeeeh tak bisah mandih, tak bisah amassak (saya kalau tidak ambil air ke sungai ya tidak mandi, tidak bisa masak),” ujar Kakek Abidin, warga setempat.

“Alhamdulillah, hingga saat ini BMH bisa membantu wujudkan mimpi warga yang kesulitan air bersih dengan pembangunan sebanyak 58 sumur bor di Jatim.

Pembangunan sumur bor ini tak lepas dari ikhtiar baik dari tokoh masyarakat, para donatur dan juga tim BMH. Tokoh masyarakat ada yang menyediakan tanahnya untuk dijadikan pembangunan sumur bor ini.

Ikhtiar baik ini didasari keinginan kuat wakif tanah bersama warga agar daerah mereka mudah mendapatkan akses air bersih.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *