Suku Baduy Dalam Gembira dengan Qurban Masuk Desa

Bapak Karmaen (berkumis) saat menerima Qurban Masuk Desa

Jaro Asep (57) sebutan untuk lurah yang berada diperbatasan Desa Kebon Cau Kecamatan Bojong Manik tak pernah bermimpi kalau tahun ini akan benar-benar merasakan daging qurban, tiga tahun lalu adalah qurban terakhir yang pernah dirasakan oleh warga sekitar dan suku Baduy dalam.

“Tiga tahun lalu, ada yang menitipkan satu sapi untuk berqurban tapi setelah itu tidak ada lagi sama sekali yang berqurban. Alhamdulillah ini beneran ya ada yang mau qurban,” ujarnya, seolah masih belum percaya kalau tahun ini kembali diselenggarakan penyembelihan dan pendistribusian qurban.

Maklum, untuk menempuh Desa Kebun Cau ini membutuhkan perjalanan sekitar delapan jam dari Jakarta, setelah melintasi Jawa Barat jalanpun tidak mulus sebagian besar masih bebatuan bercampur debu.

“Kondisi ini yang membuat tidak banyak lembaga sosial dan bantuan masuk, terutama pada hari Raya Idul Adha untuk salurkan qurban,” terang Direktur Program dan Pendayagunaan BMH Pusat, Dede HB.

“Tahun ini BMH dengan tagline Qurban Masuk Desa menyasar pendistribusian ke desa-desa terpencil, terutama yang masuk kategori perbatasan, terluar dan pulau terdepan.

Pada hari pertama tak kurang dari lima ratus desa yang terdata dan secara serentak menyelenggarakan pemotongan dan pendistribusian hewan qurban dari mudhohi/pekurban yang menitipkan qurbannya melalui BMH.

“Di Desa Kebon Cau, Kecataman Bojong Manik sendiri BMH salurkan hewan qur.ban kepada warga sekitar hingga menjangkau empat perkampungan Baduy  yang berada di pedalaman Banten.

Untuk menempuhnya hanya bisa dilakukan dengan jalan kaki dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

“Alhamdulillah, tim BMH diterima dengan ramah dan hangat oleh masyarakat Baduy. Kepala suku dan masyarakat di sini tak hentinya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kebaikan hati para pequrban. Qurban BMH suku di Baduy sendiri bisa menjangkau tiga titik pemukiman,” ujar kordinator distribusi qurban wilayah Banten, Arif Rahman.

Untuk daerah ini BMH mendistribusikan 15 ekor kambing dan sapi yang semua pengadaannya bekerjasama dengan peternak setempat sebagai upaya membangkitkan energi pemberdayaan peternak desa. Terima kasih, qurban anda menjangkau hingga pedalaman.*/Raif

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *