Suasana Haru Jum’atan Pertama di Masjid Darurat

Jum’atan pertama pengungsi korban gempa NTB di masjid darurat yang berlokasi di Desa Sigarpenjalin, Tanjung, Lombok Utara pada Jum’at, (10/08/2018), diikuti ratusan jama’ah.

Bertindak sebagai khotib dan imam, Ketua DPW Hidayatullah NTB, Ustadz Saefuddin Nawawi, Lc, yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram.

Usai Jum’atan, Saefuddin, yang juga koordinator posko relawan, menyampaikan kepada para pengungsi untuk kuat dan tabah dalam mengahdapi bencana gempa ini.

“Ini adalah bentuk rasa sayang Allah kepada kita lewat cara yang berbeda,” ujarnya.

Usai sholat Jum’at, seluruh jama’ah bersalam-salaman satu persatu dengan Ustadz Saifuddin Nawawi. Tampak keharuan luar biasa, seorang relawan bahkan tak kuasa membendung air matanya yang perlahan membulir di kedua pipinya dengan nafas yang mulai terisak.

“Ya Allah, ya Allah,” ucapnya mengungkapkan perasaan haru dan bahagia dalam hatinya.

Sebelumnya perwakilan relawan dari BMH, Suwitho, menyapaikan kedepannya, masjid darurat tersebut akan diramaikan demgan program-program seperti belajar mengajar al-Qur’an dan pengajian.

“Kami ingin anak-anak bapak kembali ngaji lagi,” ucapnya.

Masjid darurat seluas 10×15 itu yang beratapkan terpal, juga beralas terpal dan karpet, bertiang bambu, dan pinggirannya dikelilingi kain putih memanjang itu hasil dari gotong royong relawan BMH, SAR Hidayatullah dan pengungsi setempat.*/Siraj

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *