Sinergi Seminar Parenting dan Deklarasi Keluarga Cerdas ber-Media

Bekerjasama dengan berbagai pihak, Laznas BMH dan Pesantren Hidayatullah Yogyakarta menggelar Seminar Parenting yang diikuti dengan Deklarasi Keluarga Cerdas ber-Media (Ahad, 14 Jumadil Awwal 1440 H/20 Januari 2019 M).

Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Serbaguna Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Hadir sebagai narasumber Ustadz Mohammad Fauzil Adhim (Pakar Parenting dan Konsultan Sekolah Integral Hidayatullah Jogja), Ustadz Muhammad Syakir Syafi’i (Ketua DPW DIY-Jateng Bagian Selatan) dan Ustadz Abdullah Munir (Ketua Yayasan As-Sakinah Yogyakarta).

Ustadz Mohammad Fauzil Adhim dalam paparannya menekankan orang tua untuk banyak menghabiskan waktu bersama buah hati.

“Jika anak sampai pada tingkat lebih menyukai kegiatan (bermain) menggunakan gadget daripada mengabiskan waktu dengan Anda atau teman-temannya, ini berarti anak Anda sudah sangat memerlukan bantuan untuk keluar dari kecanduan gadget yang mulai menyergapnya sebelum bertambah parah,” Ulasnya.

Lebih lanjut lelaki kelahiran Mojokerto, 29 Desember 1972 ini menegaskan pentingnya orangtua memahamkan kepada putra-putrinya terkait bagaimana menggunakan media dengan bijak (khususnya media sosial/medsos). Tidak cukup hanya memahamkan, akan tetapi harus ditanamkan dan terus didampingi secara berkualitas.

“Anak-anak perlu kita ingatkan betul agar berhati-hati. Ingat, jejak rekam digital itu bahkan dapat berpengaruh hingga kelak ketika ia kuliah maupun setelah bekerja dan menikah. Kehati-hatian yang muncul dari sikap tanggungjawab akan sangat berarti baginya.

Marilah kita jadikan keluarga kita sebagai bagian dari Gerakan Komunitas Keluarga yang Cerdas dalam ber-Media. Ini adalah pilihan iman untuk masa depan kita, anak-anak kita, dan sejarah perjuangan kita dalam rangka menjayakan agama dan bangsa,” imbuhnya.

Memasuki Deklarasi Gerakan Komunitas Keluarga Cerdas ber-Media. Pembacaan ikrar dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Syakir Syafi’i yang diikuti oleh seluruh hadirin peserta seminar.

Deklarasi tersebut berisi komitmen para peserta untuk bersedia menjadi bagian dari Gerakan Komunitas Keluarga Cerdas ber-Media sesuai dengan strategi dan rambu-rambu yang ditetapkan. Termasuk bagaimana berupaya sungguh-sungguh menggunakan HP/Smartphone/Gadget hanya untuk sesuatu yang bermanfaat dan tidak mengakses konten-konten negatif atau tidak sesuai dengan syariat Islam.

Tidak mengaktifkan HP/Smartphone/Gadget pada waktu antara Maghrib dan Isya’, serta mengondisikan keluarga pada waktu tersebut untuk membaca al-Quran, belajar, atau aktivitas ibadah lainnya.

Berikutnya, memberikan kesempatan kepada anak untuk menggunakan HP/Smartphone/Gadget dengan arahan, pendampingan dan kontrol dari orangtua secara bertanggungjawab (maksimal 30 menit dalam sehari pada hari-hari biasa, atau 2 kali 30 menit dalam sehari pada hari libur)

Terakhir, berupaya untuk setiap hari menyediakan momen kebersamaan positif dengan anak tanpa disertai HP/Smartphone/Gadget.

Di penghujung acara, seluruh peserta membubuhkan tanda tangan di atas puluhan meter kain putih yang telah disediakan oleh panitia di sisi kanan dan kiri ruang acara.

“Pembubuhan tanda tangan ini sebagai bentuk penegasan komitmen bersama atas terbentuknya Gerakan Komunitas Keluarga Cerdas ber-Media (KCM),” terang moderator seminar, Rizki Saputra.

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai lapisan unit dan masyarakat umum ini terselenggara atas kerjasama Yayasan As-Sakinah Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta bersama beberapa instansi di antaranya Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah beserta Komite Sekolah Dan Forsitu, Gerakan Komunitas Keluarga Cerdas ber-Media (KCM), Muslimat Hidayatullah, Pos Da’i, LBH Hidayatullah, Laznas BMH, Pandu Hidayatullah, Garda Jogja, Syabab Hidayatullah, HAC (Hidayatullah Archery Club), Manna Catering, HTC Training & Consulting, SAR Hidayatullah, Family Photocopy, dan Sakinah Catering.*/Ida Nahdhah

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *