Siap Ubah Kandang Ayam Jadi Rumah Guru Ngaji

Melakukan hal sederhana dengan kepastian merupakan ciri khas dari para dai tangguh BMH. Bagi mereka sejauh ada kesempatan, maka semaksimal mungkin akan digunakan untuk kepentingan umat melalui gerakan dakwah dan pendidikan.

“Subhanallah, selalu ada dan datang pertolongan Allah kepada dakwah para dai tangguh BMH. Dalam hal ini Pesantren Yatim-Dhuafa di Tanralili Maros mendapat sokongan dari seorang muhsinin di Maros,” terang Koordinator BMH Gerai Maros, Fatahillah (9/4).

Bekerjasama dengan DPD Hidayatullah Maros, BMH menargetkan sokongan berupa tanah yang diatasnya berdiri kandang ayam dapat menjadi rumah dai yang sehari-hari menjadi guru ngaji di pesantren.

“Insya Allah kebaikan dari Bapak Sahabuddin dengan memberikan kandang ayamnya untuk pesantren, selanjutnya dai tangguh akan memiliki tempat tinggal sendiri. Selama ini, dai yang bertugas menjadi guru ngaji ini tinggal di rumah kontrakan. Alhamdulillah ini adalah kebahagiaan bagi gerakan dakwah BMH bersama Pesantren ini,” imbuh Fatahillah.

BMH sendiri menargetkan di atas tanah ini akan dibangun tiga lokal rumah dai, sehingga proses belajar dan transformasi adab dan ilmu lebih efektif dan efesien bagi para santri pengahafal Quran.

“Di sini BMH membuka diri bagi partisipasi masyarakat untuk turut serta mensukseskan program rumah dai yang sebelumnya adalah kandang ayam ini. Insya Allah menjadi kebaikan berkesinambungan ke depan,” tutupnya.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *