Siang dan Malam Dai Tangguh Isi Kajian Pengungsi dari Tenda ke Tenda

Laznas BMH dalam membersamai masyarakat yang terpaksa mengungsi tidak saja melalui sisi jasadiyah tetapi juga ruhiyah.

“Alhamdulillah, siang dan malam, sejak terjadinya gempa, Allah mudahkan kami membersamai mereka dalam tenda-tenda pengungsian untuk tetap mensyiarkan agama Allah, mengajak mereka ingat, sabar, dan berharap hanya kepada Allah Ta’ala,” terang dai tangguh BMH Maluku di Ambon, Ustadz Naharuddin (7/10).

Dalam pengajian yang dilakukan di Negeri Liang tersebut warga mengaku sangat terbantu secara mental spiritual untuk menghadapi kenyataan berat yang mereka alami.

“Kami terimakasih sekali kepada BMH, terutama dai tangguh yang kehadiran mereka memberikan penguatan kepada kami, benar-benar menjadikan kami bisa melihat ujian ini sebagai keadaan yang harus disikapi dengan penuh kesabaran dan keteguhan,” ujar seorang pengungsi.

Sementara itu, Kapala BMH Perwakilan Maluku, Ali Ikrom Tihurua menjelaskan bahwa BMH masih akan terus membersamai warga pengungsian.

“Insya Allah Laznas BMH akan terus berupaya membersamai warga pengungsi dalam sisi ruhani dan jasmani. Alhamdulillah kepercayaan umat terus datang untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa ini,” tuturnya.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *