Siaga Bantu Warga dari Aktivitas Gunung Merapi

Siaga Bantu Warga dari Aktivitas Gunung Merapi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pada Rabu (11/11) pagi, dengan jarak luncur 700 meter ke arah Kali Senowo.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan guguran lava itu tercatat keluar dari Gunung Merapi pada pukul 03.58 WIB, 04.04 WIB, dan 05.13 WIB.
Namun, secara visual hanya terpantau satu kali dari Pos Babadan selama periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB.

“Suara guguran terdengar tiga kali dan teramati satu kali dari Babadan arah Kali Senowo jarak 700 meter,” kata Hanik Humaida melalui keteranan resminya, Rabu (11/11/2020).

Sementara itu, Syai’in Kodir selaku kadiv Program Baitul Maal Hidayatullah (BMH) DIY menerangkan, pihaknya sebagai lembaga amil zakat turut aktif mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini.

“Dalam rangka kesiapsiagaan akivitas Merapi, BMH selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dalam penanganan di lapangan. Saat ini warga dilarang mendekat di radius 5 Km dari puncak gunung berapi di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah,” terangnya.

BMH bersama SAR Hidayattullah sudah melakukan kesiapan untuk membantu warga kemungkinan terdampak erupsi.

“Sudah ada masyarakat yang dievakuasi. Mereka yang dievakuasi sebagian besar merupakan kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, balita, ibu hamil, disabilitas, dan ibu menyusui,” ungkapnya.

Hingga saat ini BMH terus berupaya menurunkan tim kesiapsiagaan guna membantu warga tetap aman, terutama mereka yang rentan dan sangat membutuhkan pertolongan cepat.*/Ismoyo

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *