Serentak Galang Dana Bersama Sekolah Integral Hidayatullah se-Indonesia

Sebagian siswa SD Integral Hidayatullah Depok berfoto bersama sebagai wujud peduli erhadap sahabat-sahabatnya di Rohingya (8/9)

Kekerasan yang terjadi di Myanmar semakin meningkat, menyebabkan hampir 90 ribu muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dalam hitungan 10 hari. Kondisi ini memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk LAZNAS BMH dan sejumlah elemen pendidikan.

“Dalam waktu dekat, Sekolah Integral Hidayatullah bersama BMH akan menggelar even Solidaritas Kemanusiaan Untuk Rohingya yang akan digelar pada Jumat, 08 September esok di seluruh Indonesia,” terang Ketua Umum BMH Marwan Mujahidin.

Even ini terdiri dari beberapa acara, mulai dari orasi kemanusiaan, pembacaan puisi, syair, drama, dongeng kemanusiaan, penggalangan dana dan doa bersama.

“Khusus dengan SD Integral Hidayatullah even juga bekerjasama dengan LPAI yang disertai dengan Petisi Cap Tangan yang selanjutnya akan dibawa oleh Ketua Umum LPAI Kak Seto guna diserahkan ke Sekjen PBB,” ucapnya.

Sementara itu, Amun Rowie, M.Pdi selaku Kepala Pendidikan Dasar dan Menengah Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah menjelaskan even ini penting dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kepekaan sosial bagi segenap civitas akademika Sekolah Integral Hidayatullah terhadap persoalan yang melanda Rohingya.

“Dengan begitu akan tumbuh rasa cinta dan kasih sayang pada sesama dengan tidak mudah megabaikan hak saudaranya yang lain, kemanusiaan benar-benar dijunjung tinggi,” ucapnya.

Meski demikian, BMH juga membuka ruang bagi semua pihak yang peduli dan ingin membantu Rohingya. “Bisa langsung ke sekolah-sekolah atau melalui BMH terdekat,” tegas Marwan.

“Donasi yang terhimpun akan disalurkan melalui LAZNAS BMH yang bersiap menerjunkan delegasinya untuk turun langsung ke lapangan dan menyampaikan bantuan bersama dengan aliansi lembaga kemanusiaan lainnya di Indonesia,” imbuh Amun.

LAZNAS BMH sendiri telah tergabung dalam berbagai aliansi lembaga kemanusiaan dan lembaga zakat di Indonesia, termasuk di dalamnya Kementrian Luar Negeri RI yang baru-baru ini komunikasi langsung dengan pemimpin Myanmar untuk meminta pemerintah setempat memberika perlindungan bagi muslim Rohingya.*

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *