Senyum Ridwan dan 146 Santri, Terima Buka Puasa Berkah dari BMH

Memasuki puasa hari ketujuh Ramadhan 1442 H, Ridwan bin Sofyan (13) sudah memasuki bacaan Alquran juz 17.  Semangat belajarnya dan membaca Alquran meningkat drastis di dalam Ramadhan ini.

Ridwan menuturkan semua itu juga dikarenakan rasa rindu untuk jumpa dengan keluarga di rumah. Namun, ia merasa bahwa inilah saat harus sungguh-sungguh belajar.

“Pesantren ini kan juga sudah jadi rumahku, kadang kangen juga sih buka puasa bersama mama dan adik, tapi aku juga pengen sekolah dan belajar,. Jadi inilah obat rinduku,” katanya. 

Ridwan saat ini sekolah dan tinggal di Ponpes Ahlussuffah Hidayatullah Towuti. Ia menerangkan di kampungnya, yakni di Rongkong fasilatas pendidikan masih kurang dan terbatas.

Ibunya merupakan orang tua tunggal. Ayahnya sudah meninggal dunia selagi ia balita. Bahkan wajah ayahnya pun tak ada lekat dalam ingatannya, namun satu hal yang selalu ia lakukan, mendoakan almarhum ayah agar diberi tempat yang layak disisi-Nya.

“Aku pengen kuliah, jadi Ustadz dan membangun kampung. Pengen memberikan yang terbaik untuk orang tua,” ucap Ridwan menyampaikan cita-cita hidupnya.

Hari itu Ridwan dan 146 santri lainnya sumringah penuh syukur. Buka puasa datang dari BMH. “Alhamdulillah, lezat ini,” katanya yang disambut senyum kompak teman-temannya.

Setiap hari, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH), membagikan iftar buka puasa dan sahur bagi santri di 21 pesantren binaan Laznas BMH yang tersebar di Sulawesi Selatan.

“Inilah gerakan kebaikan tanpa batas, mari bersama BMH hadirkan kebaikan tanpa batas,” tutur Kepala BMH Perwakilan Sulsel, Kadir.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *