Senyum Kakek Tara dan Warga Kukar yang Rumahnya Dihantam Longsor

Beragam musibah belakangan memang cukup sering melanda bumi Nusantara, sekalipun dampak yang ditimbulkan sangat bervariasi. Seperti juga yang terjadi di Kutai Kartanegara beberapa waktu lalu.

Kala itu, hujan deras di wilayah Kutai Kartanegara, yang secara luas terjadi di Kalimantan Timur membuat beberapa titik yang ada di ketinggian terdampak tanah longsor.

“Sebagian wilayah seperti Samarinda, Bontang dan sebagian perkotaan di Tenggarong tenggelam. Ternyata yang di bukit pun kena musibah, yakni tanah longsor,” ungkap Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Kalimantan Timur, Muhammad Rofiq.

Sekalipun telah berlalu, namun akibat kejadian itu masih menyisakan rasa sedih dan pilu bagi warga. Di antaranya keluarga Bapak Iriansyah, atau dikenal dengan panggilan Kakek Tara.

Rumah yang ia tempati sekian lama di Kelurahan Panji dekat kuburan Cina rusak parah akibat longsor.

Ia bersama enam warga lainnya menjadi korban bencana tersebut dan harus mengalami kerugian yang tidak sedikit.

“Hujan turun sejak siang hingga malam hari, karena curah hujan membuat tanah rapuh, sekitar pukul 02.30 dini hari saat kami sedang tidur terdengar gemuruh, seketika dinding rumah hancur di terjang tanah, sekejap saja hilang sudah,” tuturnya sembari mengehela napas panjang.

Dampak dari kejadian itu, Iriansyah menjadi korban terparah karena sebagian rumahnya rusak. Ia pun bersama warga terdampak menjadi sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa, bahkan untuk memperbaiki rumah ia harus kesulitan mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah, BMH sudah membantu kami untuk kebutuhan sembako dan dana untuk kebutuhan mendesak. Semoga saya diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga segera dapat memiliki tempat tinggal lagi yang layak,” ucapnya penuh harapan.*/Jamal

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *