Senyum Gunawi, Sang Penjual Koran

Sebagai insan beriman, kita patut bersyukur karena agama yang kita yakini, Islam, senantiasa mendorong kita untuk hidup penuh arti, mendorong untuk senantiasa mempertajam empati dan menjadikan diri bermanfaat dalam kehidupan sesama.

Syariat zakat dan sedekah adalah ruang untuk menjadikan diri kita tak sekedar sholeh secara individual, tetapi juga sholeh secara sosial. Kesadaran kaum Muslimin akan pentingnya menjalankan syariat tersebut telah menjadikan hidup banyak orang yang Allah uji dengan ketidakberdayaan terus bisa tersenyum dan selalu memiliki mimpi-mimpi besar dalam hidupnya.

Hal itulah yang di antaranya dapat kita lihat dari sosok Gunawi, penjual koran di Jambi. “Pengen rasanya berobat. Biar kondisi saya dan istri membaik. Supaya saya bisa melihat, ya, walaupun tidak sempurna seperti abang-abang BMH,” ucapnya kala tim BMH berkunjung ke kediamannya yang sangat-sangat sederhana.

Gunawi adalah seorang penjual koran, sekurangnya, 5 tahun lamanya ia telah jalani profesi itu di Simpang Kawat, Kelurahan Jelutung Kota Jambi.

Gunawi menjual koran nya dengan segala keterbatasan yang ia miliki. Ia tak bisa melihat dengan sempurna karena ada kelainan di matanya yang ia alami sejak lahir.

Begitu pula dengan sang istri, Fitriani, yang sejak lahir mengalami hal yang sama seperti pak Gunawi. Istrinya pernah melakukan pengobatan namun tidak bisa melihat dengan sempurna. mereka hanya tinggal berdua di salah satu kontrakan di Kelurahan Jelutung.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian kaum muhsinin, donatur dan muzakki, BMH berhasil silaturahim di kediaman Gunawi sekaligus memberikan bantuan berupa paket sembako. Semoga bermanfaat bagi keluarga Pak Gunawi dan Ibu Fitriani,” terang Kepala BMH Perwakilan Jambi, Hafidz.

Bersama BMH mari terus asah kepedulian kita, yang sesungguhnya bukan saja merupakan wujud kemanusiaan diri kita, tetapi juga manivestasi iman yang sangat penting dalam keber-Islam-an kita semua, yang pada saat bersamaan juga dapat menggairahkan kehidupan mereka yang dhuafa.*/Herim

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *