Senyum dan Doa dari Guru Pedalaman NTT

Mengabdi bagi bangsa dan negara melalui pendidikan adalah pilihan hidup mereka yang mendedikasikan diri menjadi guru di pedalaman.

Pilihan itu sudah pasti mengandung konsekuensi, di antaranya adalah sisi pendapatan yang sudah barang tentu kurang dari memadai.

Namun demikian, hal itu tak menghalangi semangat Irwan dan kawan-kawan setiap hari mengabdikan diri dengan mendidik anak-anak pedalaman yang menimba ilmu di MA Bahrul Ulum, Desa Macang Paca, Kecamatan Nanga Kantor, Kabupaten Manggarai Barat.

“Kami sudah bertekad, mohon doa semoga Allah istiqomahkan,” ujarnya.

Kala Laznas BMH datang dan memberikan bantuan untuk guru pedalaman, Irwan dan kawan-kawan terlihat sangat bahagia.

“Terimakasih kepada BMH. Baru ini ada lembaga peduli terhadap pendidikan dan guru di pedalaman ini. Semoga seluruh donatur BMH mendapatkan berkah dari sisi Allah Ta’ala,” ungkapnya dengan wajah berseri-seri.

Sementara itu, Hasbullah yang beberapa pekan sebelumnya datang ke lokasi menyatakan bahwa para guru harus didukung dedikasi dan perjuangannya.

“BMH melihat peran guru sangat strategis bagi bangsa dan negara. Jadi, sudah sewajarnya kita dukung, kita kuatkan, kiprah dan perjuangan para guru, terutama yang di pedalaman yang benar-benar terlihat perjuangan mereka mencerdaskan bangsa. BMH insya Allah siap menjadi mitra terbaik umat dalam program ini,” tutupnya.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *