Sembako untuk Santri Penghafal Qur’an

Mendidik anak bangsa tak cukup hanya bantuan pada ranah formal akademik, tetapi juga faktor mendasar yang menjamin kelangsungan kebutuhan generasi bangsa. Oleh karena itu, Laznas BMH tak sekedar menjalankan program beasiswa, tetapi juga support pendidikan berupa bantuan sembako untuk para santri.

“Program ini rutin berjalan sebagai upaya memberikan bantuan bagi kelangsungan program pendidikan yang ada, sehingga para santri dapat belajr dengan baik dalam kondisi sehat dan bersemangat,” terang Kepala BMH Perwakilan Lampung, Nova Tastaftian.

Program ini menjangkau tiga pesantren tahfidzul Qur’an, pertama di Pondok Pesantren Ahlus Suffah Gedong Pakuon dan yang kedua Pondok Pesantren Hidayatullah di Yukum Jaya di Lampung Tengah yang ketiga yaitu Pondok Pesantren Tahfid Al-Amin Hidayatullah di Lampung Tengah.

Selain sembako, BMH juga melengkapi bantuan ini dengan lauk pauk, sehingga para santri mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

“Sebagai informasi, setiap bulannya, beras yang dibutuhkan oleh tiga pesantren tersebut mencapai 5 ton dengan total santri sebanyak 175 jiwa. Jadi, cukup banyak dan tentu saja BMH membuka ruang selebar-lebarnya bagi siapapun yang ingin terlibat,” ungkap Nova.

Program ini insya Allah akan melahirkan kebaikan tiada henti bagi para donatur dan muzakki serta kelangsungan hidup umat Islam dimasa mendatang. Karena setiap butiran beras yang mereka konsumsi akan menjadi amal kebaikan yang mendorong perubahan lebih baik kondisi kaum Muslimin di masa mendatang.*/Heppy

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *