Sedekah Jariyah Apa Saja? Temukan Jawabannya Disini!

“Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, anak sholeh yang memohonkan ampunan untuknya (ibu dan bapaknya) dan ilmu yang berguna setelahnya.” (HR. Muslim)

Kutipan hadits diatas adalah hadits yang kebanyakan umat muslim tahu dan kenal karena sering mendengar hadits itu dari banyak penceramah.

Kenapa banyak penceramah menggunakan hadits ini di ceramah mereka? Tentunya karena di dalam hadits ini terdapat kabar gembira untuk setiap umat muslim.

Mendengar kabar bahwa ada amalan yang tidak akan terputus walau seorang muslim sudah meninggal tentunya menjadi kabar gembira untuk semua umat muslim.

Dari ketiga amal yang disebutkan dalam hadits itu terdapat sedekah jariyah. Lalu apa itu sedekah jariyah? Sedekah apa saja yang termasuk dalam sedekah jariyah? Keutamaan apa saja yang ada dalam sedekah jariyah?

Nah, oleh karena itu disini kami ingin mengajak anda untuk menjawab semua pertanyaan diatas. 

Maka simak artikel kami hingga tuntas!

Apa itu Sedekah Jariyah?

Pahala Sedekah adalah Shodaqoh Jariyah. sumber : unsplash.com
Pahala Sedekah adalah Shodaqoh Jariyah. sumber : unsplash.com

Pertanyaan pertama yang ingin kami ajak Anda menemukan jawabannya adalah apa itu sedekah jariyah?

Secara tatabahasa, sedekah jariyah tersusun dari dua padanan kata “Sedekah” dan “Jariyah”. Mari kita bahas makna perkatanya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Al Quran sudah menyebut sedekah dengan istilah shidqah, shodaqoh. Dimana istilah itu bermakna sebagai pemberian atau pinjaman yang baik (qardhul hasan).

Dari makna itu bisa disimpulkan bahwa sedekah adalah sebuah perbuatan memberikan pinjaman yang baik. Pinjaman yang baik tentunya meminjamkannya kepada Allah.

Karena Allah yang Maha Kaya tentunya akan mengembalikan pinjaman itu dengan jumlah yang sudah dilipatgandakan.

Sementara kata jariyah memiliki arti mengalir. Dalam konteks ini adalah pahala yang mengalir dan tidak akan terputus.

Maka bisa disimpulkan bahwa sedekah jariyah adalah pemberian pinjaman yang baik kepada Allah dimana pahalanya akan senantiasa mengalir dan tidak akan terputus walau yang memberikan sudah tiada.

Keutamaan Sedekah Jariyah

Selain memiliki keutamaan pahala yang tidak akan terputus, sedekah jariyah memiliki banyak keutamaan didalamnya. 

Apa saja? Berikut keutamaan yang didapatkan dari sedekah jariyah,

1. Dinaungi pada Hari Kiamat

Setiap umat muslim tentunya menginginkan perlindungan dan naungan ketika hari kiamat tiba. Karena setiap umat muslim pastinya tahu seberapa dahsyatnya hari kiamat, maka mereka memerlukan perlindungan dan naungan.

Hari dimana semua diluluhlantahkan, diporakporandakan, semua ibadah dan amalan dihentikan. Dan setelahnya tinggal menunggu perhitungan amal sebagai penentu tujuan mana kita akan dimasukkan.

Pada hadits riwayat Al-Tabrani, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda 

“Sesungguhnya sedekah itu benar-benar dapat memadamkan panasnya siksa kubur bagi pelakunya, sesungguhnya orang mukmin kelak di hari kiamat hanyalah bernaung di bawah naungan sedekahnya”

Dari kutipan hadits itu tentunya menjadi kabar gembira untuk setiap umat muslim.

Melalui sedekah yang kita lakukan, amalan tersebut akan menaungi dan menemani kita kelak di hari kiamat.

2. Keringanan Siksa Kubur

Selain dahsyatnya hari kiamat yang mengerikan, terdapat azab atau siksa kubur yang juga ditakutkan oleh umat muslim.

Telah banyak kisah dimana menceritakan bagaimana mengerikannya siksa kubur. Namun tentu siksa kubur ini adalah akibat dari perbuatan selama hidup di Dunia.

Bagaikan kabar gembira lainnya sedekah memiliki keutamaan yang bisa meringankan siksa kubur. Hal ini berdasarkan dari hadits riwayat Thabrani yang menyatakan 

“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur”.

Dengan banyak bersedekah akan membantu kita kelak di alam kubur. Amalan dari sedekah itu akan memadamkan api siksaan kubur.

3. Dilipatkan Pahala

Pada Surah Al Hadid ayat 18, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak.”

Dalam firman-Nya menunjukkan Allah telah berjanji bahwa akan melipatgandakan pahala pada setiap sedekah yang diberikan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pinjaman yang baik adalah pinjaman kepada Allah. Karena Allah Maha Kaya maka Allah akan mengembalikan pinjaman itu dengan jumlah yang sudah dilipatgandakan.

Kabar gembira lagi, Allah tidak memandang status setiap akan memberikan rahmatNya pada hamba yang sedang beramal.

Asal mereka ikhlas dan memiliki niat yang lurus hanya kepada Allah, Allah akan membalasnya dengan rahmat yang besar dan penuh keridhaan.

4. Dihapuskan Dosa

Ampunan Dosa. Sumber : unplash.com
Ampunan Dosa. Sumber : unplash.com

Seorang manusia dimana  tidak luput dari dosa, namun takut masuk neraka karena banyaknya dosa pasti menginginkan sebuah amalan yang bisa menghapus dosa itu tadi.

Tetapi lagi-lagi Allah dengan Maha Kasih Sayang-Nya memberikan kesempatan pada hambaNya yang ingin bertaubat. Terlihat dari janji Allah pada sebuah hadits riwayat Tirmidzi yang berbunyi

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”

Tentu dengan hadits ini bagaikan angin sejuk bagi umat muslim, Allah memberikan kesempatanNya kepada hambaNya untuk menghapus dosa mereka dengan bersedekah.

Allah Sang Maha Pengampun akan mengampuni sebanyak apapun dosa kita, jika kita mau bersedekah dengan ikhlas dan niat yang lurus. 

5. Dapat Jaminan Surga

Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah bersabda

“Orang yang memberikan dan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: ‘Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan’. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”

Tujuan utama semua umat muslim di akhir hidupnya pastilah surga. Sudah banyak Allah dan Rasulullah menceritakan bagaimana keindahan, keluarbiasaan, kenyamanan dan masih banyak hal lagi yang ada di surga.

Tentulah masuk kedalam surga adalah harapan setiap muslim. Maka dari hadits di atas tadi lagi-lagi menjadi kabar gembira untuk kita umat  muslim. Terlebih ternyata amalan sedekah memiliki pintu surga tersendiri.

Hanya dari kelima keutamaan sedekah tentu kita bisa melihat bagaimana Allah menjanjikan banyak hal untuk hambaNya yang ingin bersedekah. 

Ini baru lima jika Anda mencari lagi, anda mungkin bisa menemukan keutamaan lain yang lagi-lagi akan membuat kita kagum pada keutamaan sedekah. 

Lalu apalagi yang membuat kita tidak bersedekah setelah tau keutamaan yang sangat mengagumkan ini?

Sedekah Jariyah apa saja?

Setelah tau keutamaan dari amalan ini, mari kita mulai membahas amalan apa saja yang termasuk dalam sedekah jariyah.

Pada hadits riwayat muslim, Rasulullah bersabda

“Setiap kebaikan adalah sedekah.”

Masyaallah, dengan hadits ini menunjukkan bahwa amalan yang termasuk dalam sedekah tak hanya pemberian harta tapi seluruh kebaikan adalah sedekah. Maka dengan kondisi apapun kita tetap bisa bersedekah.

Salah satu bentuk realisasi dari sedekah jariyah adalah wakaf. Wakaf ini memiliki arti memindahkan hak milik yang tadinya milik pribadi menjadi milik orang lain atau masyarakat untuk digunakan.

Tentu wakaf yang baik ini beratas namakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terlebih jika wakaf itu bisa memberikan manfaat yang banyak dan terus digunakan walau sang pemberi sudah tiada, pahala akan terus mendatangi pemberi itu.

Santri Terbaik di Nias Terima Beasiswa dari BMH
Santri Terbaik di Nias Terima Beasiswa dari BMH

Contohnya jika kita mewakafkan pemberian yang terbaik untuk sebuah program pendidikan, maka tentu segala kebaikan dan keutamaan sedekah akan mendatangi kita. Ditambah kita melakukannya dengan ikhlas dan niat yang lurus, tentu keutamaan sedekah jariyah dapat kita dapatkan.

Nah itu dia ulusan kami untuk menjawab segala pertanyaan kita di awal. Semoga dengan ulasan ini bisa mendorong hati kita untuk melakukan amalan sedekah jariyah ini.

Karena kita pasti menginginkan rahmat dan ridha Allah kan? Oleh karena itu mari kita bersedekah sebaik-baiknya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.