Satu Ton Beras untuk Santri Tahfidz

BMH menyalurkan satu ton beras untuk menopang kebutuhan santri Tahfidz Hidayatullah Kupang pada Senin 25 Februari 2019. Penyerahan langsung dilakukan di Jalan Raya Tablolong KM 14 Batakte Kupang Barat.

“Program ini memang sederhana, tapi sangat menentukan berjalannya program mencerdaskan bangsa. Karena tidak mungkin mereka dapat belajar dalam kondisi kekurangan energi. . Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, setiap bulan BMH bisa salurkan bantuan beras sebanyak satu ton,” terang Kepala BMH Perwakilan NTT Rasman Tkella.

Bagi penguus pesantren program ini sangat luar biasa membantu. “Alhamdulillah, ini merupakan keberkahan tersendiri buat kami. Karena pengasuh dan santri tinggal fokus belajar, tidak lagi ada kendala soal konsumsi sehari-hari,” ungkap Ketua Yayasan Amanah Hidayatullah Ustadz Usman Mamang.

“Sekali  lagi ini merupakan keberkahan. Kami semua mengucapkan terima kasih kepada BMH dan juga para donator yang telah memberikan yang terbaik untuk kita semua,” lanjut Usman.

“Kita doakan, semoga BMH dan juga para donator diberikan rezeki yang halal lagi baik serta melimpahkan keberkahan atas mereka,” imbuhnya.

Program sedekah beras ini adalah program bulanan BMH hasil dari donasi para muzakki untuk selanjutnya disalurkan kepada para santri penghafal Qur’an.

Program beras untuk santri penghafal Qur’an ini tidak saja dilaksanakan di Kupang, tetapi juga di beberapa titik di NTT,  seperti di Pulau Longos-Manggarai Barat dan di Riung, Kabupaten Ngada.

“Tentu semua ini karena dukungan semua pihak. Kita harus terus bersemangat agar kebaikan semakin meluas. Semoga ini semakin mendorong kita untuk lebih giat dalam berbagi kebaikan,” pungkas Rasman.*/Hasbullah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *