Salurkan Sumur Bor untuk Pondok Tahfidz Hidayatullah Mansel-Papua Barat

Pengembangan layanan dakwah oleh Laznas BMH yang bermitra dengan dai tangguh terus dilakukan. Kali ini dengan mendukung penguatan dakwah di Manokwari Selatan Papua Barat (15/8).

“Alhamdulillah, pengembangan dakwah di Manokwari Selatan (Mansel) Papua Barat terus dilakukan. Kali ini dengan menyalurkan bantuan berupa sumur bor guna menjadikan pondok tahfidz yang masih perintisan ini dapat lebih cepat berkembang,” terang Kepala BMH Perwakilan Papua Barat, Wasmanto.

Menuju pondok yang berkomitmen melahirkan penghafal Quran di Bumi Cenderawasih ini memakan waktu tiga jam dari Kantor Perwakilan BMH Papua Barat di Manokwari.

“Luar biasa perjalanan ke pondok yang berada di Jalan Kenangan, Kelurahan Margo Rukun, Kecamatan Oransbari, Manokwari Selatan, Papua Barat, selain cukup panjang harus mengikuti jalan yang meliuk dan naik turun. Terasa sekali tantangan kala perjalanan kali ini disertai hujan amat deras, kemudian di beberapa titik, jalanan longsor harus dilalui dengan susah payah,” jelas Wasmanto.

Kedatangan tim BMH ini membahagiakan hati dai tangguh yang merintis dakwah di Mansel ini.

“Alhamdulillah teman-teman BMH bisa datang. Hujan lebat tak menyurutkan langkah mereka. Terimakasih kepada semua donatur BMH yang terus mendukung dakwah kami di Manokwari Selatan ini,” tuturnya.

Sumur bor ini akan memudahkan program perintisan pesantren yang tidak lama lagi akan dilanjutkan dengan pembangunan masjid.

“Insha Allah, setelah sumur bor ini kita akan bangun masjid. Karena memang ini pesantren baru dirintis tahun ini jadi semua serba terbatas. Saat ini baru ada bangunan dua rumah tangga sederhana dari kayu. Serta asrama untuk tempat tinggal santri nantinya. Setelah itu baru kita bangun masjid,” ungkap dai asli Cilacap, Jawa Tengah itu.

BMH akan terus mendukung program dakwah dan pendidikan di Manokwari Selatan ini.

“Insha Allah BMH akan terus mendukung program dakwah dan pendidikan di Manokwari Selatan sebagai upaya memperluas jangkauan penerima manfaat dan layanan kepada umat dan bangsa, sehingga zakat dan sedekah dapat mendorong percepatan upaya membangun generasi bangsa yang cerdas dan religius,” tutup Wasmanto.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *