Salurkan Program Pejuang Keluarga

Wabah pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi semua lapisan masyarakat. Semua orang dituntut untuk tetap bertahan dimasa-masa sekarang ini. Terlebih bagi masyarakat ekonomi bawah.

Dalam rangka membantu masyarakat yang tetap bersemangat untuk mencari rizki di masa pandemi, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Yogyakarta menyalurkan bantuan sembako berupa paket Pejuang Keluarga, Jumat (26/2).

Penyaluran Paket Pejuang Keluarga tersebut dilaksanakan di Masjid Danunegaran, Jl Parangtritis Yogyakarta.

Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Yogyakarta, Syai’in Kodir menyatakan bahwa program dimaksud untuk memberi semangat juang mereka yang terus berusaha walau dalam keterbatasan.

“Program Pejuang Keluarga ini menyasar kepada masyarakat yang sedang bekerja walau dengan keterbatasan,” terangnya.

“Kami menyasar kepada tukang becak yang biasa mangkal dan beristirahat di masjid Danunegaran Yogyakarta. Pada kali ini kami bekerja sama dengan takmir masjid Danunegaran dalam penyalurannya,” imbuh Syai’in.

Yogyakarta yang notabene sebagai kota wisata yang biasanya jalanan kota ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara, terlebih jalanan dekat dengan wilayah Malioboro, sekarang belum normal seperti sebelumhya.

“Walau belum normal seperti sebelum ada pandemi, kawasan Malioboro dan sekitarnya sudah bisa untuk beraktifitas seperti tukang becak. Mereka tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada,” kata Syai’in.

Jamhuri, penerima manfaat program Pejuang Keluarga yang biasa mengayuh becaknya dari Malioboro sampai memasuki Jl Parangtritis menyatakan hal serupa.

“Sekarang beda banget, kalau dulu sebelum ada corona bisa pulang sebelum sore hari. Sekarang sampai malam pun belum dapat hasil separohnya dari sebelum ini,” ungkap Jamhuri.

Jamhuri mengungkapkan meskipun perolehannya dari hasil menarik becak tidak seberapa, ia tetap bersyukur atas apa yang didapatnya.

“Alhamdulillah sedikit banyak tetap disyukuri, tidak saya saja yang seperti ini. Banyak teman-teman saya yang nasibnya sama,” imbuhnya.*/Adam

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *