Salurkan Lima Armada Dakwah untuk Dai Tangguh di DIY

Guna mendukung mobilitas para dai yang bertugas membina dan membersamai masyarakat di pelosok pedesaan, Laznas BMH Yogyakarta kembali salurkan armada motor untuk dai tangguh, Jumat (19/02/2021).

Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Yogyakarta, Syai’in Kodir mengatakan ada lima motor yang disalurkan untuk mempermudah aktifitas dakwah para dai yang menjadi binaanya selama ini.

“Kali ini kami salurkan lima armada dakwah berupa sepeda motor untuk kebutuhan para dai tangguh dalam berdakwah di lapangan. Kelima dai tersebut bertugas di Bantul, Gunungkidul, Temanggung, Klaten dan Wonogiri,” ungkap Syai’in.

Syai’in mengungkapkan, salah satu program unggulan yang ada adalah selama ini telah membantu perjalanan dakwah para dai tangguh, terutama di pedalaman dan pedesaan.

“Walau dimasa pandemi sekarang ini, program dakwah harus terus dijalankan. Mereka tidak hanya berdakwah lewat mimbar-mimbar yang ada, tapi juga terjun langsung membina masyarakat dalam bentuk pengelolaan pertanian, peternakan, penguatan akidah dan aktifitas lainnya,” ujar Syai’in.

Sementara itu, Syaiful Prihatin salah satu dai yang menerima sepeda motor mengungkapkan kesyukurannya dan menyampaikan terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah mendukung program ini.

“Kami secara pribadi dan mewakili para dai lain yang kali ini menerima amanah ini merasa senang dan sangat berterima kasih kepada BMH Yogyakarta dan para donatur yang telah mengamanahkan motor ini kepada kami,” ungkap Syaiful dai yang bertugas di Gunungkidul.

Ia menambahkan, berdakwah di Gunungkidul yang medannya berbatu dan medannya naik turun mengakibatkan motor cepat rusak dan membutuhkan perawatan ekstra.

“InsyaAllah amanah ini bisa menambah aktifitas kami semakin lancar, karena armada yang selama ini saya makai kondisinya sering rusak-rusak. Kondisi lokasi disini jalannya naik turun dan berbukit,” ujar Syaiful menutup percakapan.*/Adam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *