Salurkan Ketahanan Pangan untuk Dai, Guru dan Santri

Wabah Covid-19 yang mengharuskan banyak tinggal di rumah menjadikan para dai dan guru yang ada di pesantren, bersama para santri tak dapat beraktivitas seperti biasa.

Hal ini tentu saja berdampak pada kesempatan menghasilkan pendapatan yang baik menjadi terganggu, sehingga dalam situasi sulit seperti ini mereka tidak dapat berbuat banyak. Sementara para dai dan guru adalah sosok yang tidak mungkin meminta-minta.

“Merespon hal tersebut, Laznas BMH Perwakilan NTT langsung menjalankan program ketahanan pangan dengan penyaluran sembako untuk dai, guru pesantren dan para santri,” terang Kepala BMH Perwakilan NTT, Hasbullah (9/4).

Penyerahan dilakukan di Pesantren Hidayatullah Batakte Kupang.

Sekretaris Pesantren Hidayatullah Batakte, Ustadz Samiun menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian kaum muslimin kepada dakwah, dai, pesantren dan santri di Kupang.

“Terimakasih, Alhamdulillah, kami sampaikan kepada segenap donatur BMH dan para pengurus, apa yang diberikan untuk pesantren, dai, guru ngaji, dan para santri di sini sangat bermanfaat. Kami doakan semoga semuanya dalam kebaikan, jauh dari wabah, penyakit dan Allah mudahkan segenap hajat kebaikan di dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Selama wabah Covid-19 melanda, Laznas BMH Perwakilan NTT telah melakukan beragam program, mulai dari layanan disinfektan hingga bantuan ketahanan pangan yang pada pekan ini mulai digalakkan.*/Saiful

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *