Salurkan Bantuan dan Lakukan Assessment Pasca Banjir Bandang Sentani

Sekalipun masa tanggap darurat pasca banjir bandang Sentani masih berlanjut, BMH bersama SAR Hidayatullah mulai bisa melakukan pembagian tugas.

“Proses evakuasi, untuk menemukan korban hilang terus dilakukan oleh tim SAR Hidayatullah. Sementara itu, BMH mulai masuk tahap assessment guna menyiapkan langkah berikutnya usai masa tanggap darurat berakhir,” terang Kepala BMH Perwakilan Papua, Syahriadi di Sentani.

Pada Kamis, 21 Maret 2019 BMH telah melakukan assessment di beberapa titik, seperti di Kampung Putali Distrik Ebung Wauw Jayapura.

“Data kami mencatat bahwa ada 334 KK, dengan total jumlah penduduk 1.162, dan ibu menyusui ada 34 jiwa. Sedangkan rumah rusak parah ada 4 unit,” imbuh Syahriadi.

Selanjutnya assessment juga dilakukan di BTN Kolam Bawah, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Sentani Jayapura.

“Di sini ada 50 KK dan korban material yang cukup besar, karena ada 29 rumah rusak,” tutur Syahriadi.

Sembari melakukan assessment relawan BMH juga menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji kepada warga Gunung Kampung Toladan Distrik Sentani, Jayapura. Bahkan, tim BMH juga mengirimkan paket bahan makanan ke pengungsi yan gberada di Gereja Kampung Putali, Danau Sentani.

Sampai saat ini, kebutuhan mendesak di lapangan adalah perlengkapan wanita, perlengkapan bayi, selimut, terpal, sarung, obat-obatan, tenaga medis, makanan siap saji, air mineral, serta perlengkapan relawan dan kebersihan.

Hari ini, Jum’at 22 Maret 2019 relawan BMH dan SAR Hidayatullah akan membersihkan Masjid Darussalam di Jalan Sosial. “Insya Allah akan bersihkan masjid, sekalipun kondisinya tidak 100% bisa digunakan untuk sholat Jum’at,” tutup Syahriadi.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *