Sajadah Untuk Masjid Tahfidz Al Burhan, Kota Semarang

Program tahfidz Al-Qur’an yang dilakoni santri di Yayasan Al Burhan Semarang semakin semarak. Sebagai kurikulum unggulan, tahfidz bagi seluruh santri menjadi kewajiban santri selama mengenyam pendidikan di Yayasan Al Burhan, Kota Semarang.

BMH sebagai lembaga zakat nasional yang konsen mengawal kebutuhan para santri,  merasakan ada hal yang perlu ditambahkan agar kenyamanan dalam menghafal Al Qur’an menjadi lebih terasa, yakni karpet untuk sholat dan proses menghafal Al Qur’an.

Melihat kebutuhan adanya karpet yang repsentatif, BMH menyerahkan 3 gulung karpet untuk digunakan santri sebagai alas dalam beribadah shalat 5 waktu juga sebagai alas duduk dalam proses menghafal kalam Allah.

“Program sajadah untuk masjid santri penghafal Al-Qur’an ini BMH inisiasi karena melihat santri banyak yang merasakan kurang nyaman jika saat sholat shubuh dalam cuaca dingin santri-santri banyak yang tidak betah berlama-lama didalam masjid untuk menambah juga menyetor hafalannya, karena lantai masjid yang diduduki para santri terasa sangat dingin. Olehnya itu, Program Sajadah untuk masjid ini BMH adakan,” terang Manager Fundraising BMH Jawa Tengah, Junaidi

“Kebutuhan akan karpet ini masih sangat banyak. Selain di santri putra, putri juga membutuhkan hal yang sama, termasuk persedian nantinya gedung baru tahfidz putri sudah ditempati maka akan lebih banyak lagi kebutuhan akan karpet ini,” tambah Junaidi.

Fajar Deri, salah satu santri tahfidz sangat senang melihat karpet yang sudah terpasang rapi di shaf depan masjid Al Burhan.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Karpet ini akan menambah kekhusuan sholat karena jidat tidak langsung beradu dengan lantai. Juga akan sangat memberikan kenyamanan dalam proses menghafal Al-Qur’an, kami tidak akan merasakan dinginnya lantai pada shubuh hari. Semoga dengan karpet ini menambah semangat kami semua sebagai santri penghafal Al-Qur’an untuk terus berusaha menghafal lebih baik lagi,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Al Burhan Semarang saat ini mengasuh 150 santri putra dan putri penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah.

Penyerahan sajadah untuk santri diserah terimakan dari Manager Fundraising BMH Jateng, Junaidi kepada pengasuh tahfidz Yayasan Al Burhan, Robiul Ngalim. Penyerahan dilakukan di depan masjid Al Burhan, Selasa (16/10/18).*/Yauma

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *