Renovasi Masjid Pelosok

Mengapa perintah infaq di dalam Alquran begitu ditekankan secara berulang-ulang? Di antara hikmahnya karena banyak urusan umat yang kalau kita bisa terlibat, mengapa tidak!

Terlebih mengurus agama Allah bukanlah hal kecil, melainkan sangat luas dan beragam bentuknya. Dari pembangunan manusianya melalui dakwah dan pendidikan, hingga sarananya seperti pembangunan masjid dan tempat belajar.

Demikianlah yang terus diupaakan oleh Laznas BMH. Senantiasa berupaya hadir di setiap proses pembangunan kekuatan umat secara intelektual, ekonomi dan spiritual.

Ahad (21/1) tim BMH Perwakilan Sumatera Utara telah menyerahkan amanah dari para donatur untuk Bantuan Renovasi Masjid Pelosok.

Bantuan yang diberikan berupa kubah masjid dan seng atap multiroof yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BMH Sumatera Utara, Roni, S.Sos.I, yang diterima langsung oleh Ketua BKM Masjid Al-Muttaqin Jumino.

Masjid Al-Muttaqin dibangun sejak tahun 1993 di atas lahan hibah seluas 400 meter persegi di Desa Durian Empat Mbelang, Dusun 1, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dengan dana terbatas dari sumbangan beberapa pihak dermawan dan swadaya masyarakat setempat, masjid ini dibangun cukup sederhana dengan ukuran 7×7 meter hanya berlantai semen dan beratap seng tanpa kubah layaknya masjid pada umumnya.

Kondisi demikian berjalan cukup lama tanpa adanya renovasi.

Setelah BMH mengetahui kondisi tersebut, kami langsung mengajak para donatur untuk turut membantu sehingga akhirnya bisa terealisasi pemberian bantuan atap seng dan kubah untuk renovasi masjid ini.

Atas bantuan ini masyarakat setempat sangat bahagia dan diwakili oleh Ketua BKM Masjid Al-Muttaqin menyampaikan ribuan terima kasih kepada para donatur BMH yang sudah berkenan memberikan bantuan.
“Terima kasih kepada seluruh donatur BMH atas bantuan ini semoga Allah membalasnya dengan yang lebih baik. In syaa Allah dalam waktu dekat atap seng dan kubah ini akan segera kami pasang,” ungkap Jumino penuh haru.

Bantuan ini memang sangat dinanti-nanti, mengingat tidak lama lagi akan datang bulan Ramadhan sehingga pengurus BKM bertekad ingin menyiapkan kondisi masjid yang lebih baik agar masyarakat lebih khusyuk dalam beribadah.

Hasil pantauan BMH memang masjid ini perlu mendapat perhatian.

Disamping lokasinya yang terpencil, 70 KK masyarakat setempat yang 90% nya Muslim masih sangat minim pemahaman agamanya.

Sehingga dengan ini BMH langsung mendaulat masjid ini menjadi masjid binaan BMH.

Dengan demikian kedepannya BMH akan menjalankan program keummatan di masjid ini secara berkelanjutan, diantaranya, Penugasan da’i untuk mengisi kajian pembinaan agama dan khutbah jum’at. Karena selama ini hanya ada 2 pengurus masjid yang secara bergantian menjadi khatib.

Kemudian, memberikan bantuan fisik lainnya, seperti buku iqra, mushaf al-Quran, karpet masjid, pembuatan tempat wudhu yang lebih layak, dan pembuatan pagar keliling halaman masjid.

Jadi masih terbuka lebar peluang infaq amal jariyah bagi para donatur.

“Insya Allah BMH siap membantu kaum Muslimin mendayagunakan infaq shodaqohnya secara tepat untuk peningkatan kehidupan kaum Muslimin, baik secara intelektual, ekonomi dan spiritual, terutama di daerah-daerah pelosok, daerah yang jarang orang tahu tapi banyak yang bisa kita bantu,” pungkas Roni.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *