Ramadhan, Mari Bantu Muallaf Mandiri dan Berdaya

Puasa Ramadhan kali ini adalah tahun kedelapan bagi Herlinawati setelah memutuskan menjadi seorang mualaf.

Satu hal yang masih berat bagi dirinya adalah pihak keluarga besarnya yang belum menerimanya menjadi muslimah, terlebih di tengah ekonomi keluarga yang tidak stabil, ia mendapat tawaran agar kembali kepada Iman lamanya.

“Saya tetap bertahan, dan ingin melihat anak-anak saya tumbuh dan berhasil,” ujar Lina sapaan akrabnya dengan tatapan menerawang.

Perjalanan hidup Herlinawati cukup berliku. Lahir dari keluarga angkatan laut, mengharuskan wanita berdarah Manado itu berpindah-pindah mengikuti tugas orangtua. Setelah menamatkan pendidikan di Surabaya dan memperoleh keterampilan memasak dari orang tua, ia  memberanikan diri merantau ke Kalimantan.

Di tempat baru itu, ia bersyahadat dan mengucap ikrar setia dalam berumah tangga dengan Rusli yang berasal dari Maros.

Ekonomi biduk rumah tangga yang dijalaninya pasang surut, sang suami yang hanya tamatan sekolah dasar tidak cukup bekal bekerja di sektor formal, terlebih setelah dua tahun lalu ia tidak menjadi sopir angkot karena kesehatan yang menurun. Di tengah kondisi itu, sang kepala keluarga bekerja serabutan.

Lina sebenarnya wanita cukup terampil, ia memiliki keahlian memasak dan memiliki kemauan keras untuk berhasil.

Usaha catering yang sebelumnnya dijalani cukup mampu menopang ekonomi keluarga, namun setelah cukup lama mengontrak rumah dan berpindah-pindah keluarga kecilnya memutuskan untuk membangun tempat tinggal sederhana di atas tanah warisan orang tua sang suami di bilangan Jalan Tepiang , Desa Bori Bellaya-Maros .

“Modal usaha saya habih untuk membangun rumah ini,” tutur Lina saat ditemui dirumahnya  yang sederhana dengan ukuran 4×6 meter, berdinding seng dan bambu (05/06).

Beberapa waktu lalu, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel) telah membantu keluarga Herlinawati berupa pembayaran BPJS yang sempat menunggak beberapa bulan, dan jelang Ramadhan tahun ini memberi bantuan modal awal usaha kecil bagi Lina.

“Harapan kami bisa membuat bedang kecil untuk tempat jualan masakan,” ucap Ibu tiga putra itu penuh harap.

Bersama BMH mari membantu keluarga Lina agar lebih berdaya, dan mampu secara ekonomi, termask Lina-Lina lainnya. Dengan zakat dan sedekah, insya Allah semua bisa diwujudkan. */Bash

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *