Qurban Tanpa Batas Bahagiakan 10.378 Keluarga di NTT

Qurban Tanpa Batas BMH NTT di tengah pandemi dapat dilaksanakan dengan baik.

“Alhamdulillah qurban di BMH NTT menjangkau 10.378 warga yang berada di 42 desa, 28 kecamatan dan 14 kabupaten di NTT ini,” terang Kepala BMH Perwakilan NTT, Hasbullah belum lama ini.

Qurban ini menjangkau Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Alor, Lembata, Flores Timur, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

Satu sasaran lokasi qurban yang menarik adalah Desa Marutauk, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

“Di sini sinyal tidak ada, sehingga kami sampaikan permohonan maaf apabila dalam update kepada para pequrban (mudhohhi) ada keterlamabtan. Karena memang belum ada sinyal,” kata Hasbullah.

Kemudian satu lokasi sasaran Qurban Tanpa Batas adalah Kabupaten Malaka. Di sana masih banyak penduduk yang belum bisa berbahasa Indonesia.

“Ke Malaka, tepatnya di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, paling tidak butuh waktu 7 sampai 8 jam perjalanan menggunakan roda empat dari Kota Kupang,” jelas Hasbullah.

Tentu saja semua ini menjadi keberkahan bagi umat, karena qurban para mudhohhi di BMH dapat menjangkau daerah pelosok, belum ada sinyal internet hingga daerah pelosok dan terpencil.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *