Qurban di BMH Bahagiakan Warga Pedalaman dan Berdayakan Peternak Binaan

Salah satu keunggulan program Qurban Tanpa Batas BMH adalah memberdayakan peternak binaan.

Program ini disiapkan mulai dari anakan atau indukan domba yang berusia 2-3 bulan, kemudian dikelola dan rawat oleh peternak binaan, setelah panen saat idul Qurban, domba-domba tersebut disiapkan untuk mensuplay kebutuhan program BMH.

Seperti yang dilakukan oleh BMH bersama PT. Mulia Mandiri di Desa Maron Kidul Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Melalui Program Ternak Mandiri, Laznas BMH berkomitmen menyiapkan Kebutuhan Hewan Qurban terbaik dan sesuai syari bagi para donatur dan mitra terbaik.

“Alhamdulillah hingga H-17 ini insyaAllah kebutuhan dan Stok hewan Qurban bisa tercukupi,” terang Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jatim, Imam Muslim.

Salah satu petani yang sehari-hari merawat hewan Qurban BMH di cluster Desa Maron Kidul Kabupaten Probolinggo adalah Pak Sugianto.

“Alhamdulillah bersyukur sekali kami diberdayakan oleh BMH melalui Program Pemberdayaan Ternak Mandiri. Berkat program ini Alhamdulillah saya sangat terbantu, karena saya sebelumnya buruh pabrik terkena PHK. Nyaris tidak kerja dan nganggur, namun setelah bergabung merawat kambing dan Sapi di Cluster Desa Maron Kidul, kami semakin terbantu dan bisa menghidupi kebutuhan keluarga,” ucapnya.

Peternak binaan BMH di Probolinggo terus giat bekerja

Dengan demikian ibadah Qurban kaum muslimin melalui BMH tidak saja membahagiakan masyarakat pedalaman, tetapi juga membangkitkan ekonomi para peternak, sehingga mereka dapat terus berusaha menghidupi keluarga di masa pandemi seperti saat ini.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *