Qurban dan Paket Sembako Untuk Mualaf Suku Togutil

Program Qurban Masuk Desa Baitul Maal Hidayatullah (BMH) tahun ini kembali menyapa suku terasing di Indonesia, termasuk mualaf Suku Togutil yang berada di daerah Woda dan Kosa bagian Selatan Halmahera, Maluku Utara.

“Tahun ini qurban dilaksanakan di Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara, Tidore Kepulauan selama dua hari, Jumat-Sabtu (24-25/8/2018),” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail.

Kegiatan selama dua hari ini agak berbeda dari tahun sebelumnya, pasalnya selain paket daging Qurban disalurkan, juga paket sembako dan pakaian layak pakai untuk mualaf Suku Togutil.

Semua dapat dilaksanakan di Kampung Kusu, Kosa dan Woda, BMH bekerjasama dengan dai setempat, Ustadz Riadi Poniman dan Ustadz Ahmad Zaini serta koordinator Suku Togutil, Pak Udhu.

Arif menambahkan bahwa ada keunikan pada penyaluran Qurban Masuk Desa 1439 H.

“Perjalanan mendistribusikan daging qurban dan paket sembako harus ditempuh melalui jalur ekstrim. Hal ini karena becek dan kehujanan di jalan. Belum lagi mogok kendaraan, hingga malam hari Tim BMH masih dalam hutan demi membahagiankan mualaf Suku Togutil.

Luar biasa kami lalui perjalanan yang cukup jauh dan kehujanan penuh becek di tengah hutan. Namun rasanya bahagia ketika tujuannya dari amanah ini tersampaikan, dimana senyum kebahagiaan terpancar dari para penerima manfaat,” papar Arif.

Terlihat senyum sumringah di wajah mereka setelah mendapatkan paket daging qurban, terlebih merasa lebih senang ditambah dengan paket sembako, karena selama beberapa hari ini kehabisan stok makanan.

“Senang sekali bisa dapat daging dari BMH, juga barang-barang makanan dan pakaian, terima kasih BMH,” ungkap Rauf (Corneles), salah satu warga suku Togutil.

Atas kebahagiaan penerima manfaat, dalam hal ini suku terasing Suku Togutil, Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara mengungkapkan apresiasi dan penghargaan kepada pequrban (mudhohhi) dan mitra yang telah support mendukung program Qurban Masuk Desa BMH.

“Semoga kedepan kerjasama dan sinergi ini terus terpelihara dan ditingkatkan untuk mewujudkan masyarakat berdaya dan bermartabat dalam naungan hidayah Allah,” pungkasnya.*/Ilham

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *