DI Yogyakarta

Desa : Turgo, Purwobinangun

Kec : Pakem

Kab : Sleman

Desa  :  Botodayakan

Kecamatan :  Rongkop

Kabupaten :  Gunung Kidul

Berada di desa Botodayakan, kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Untuk mencapai desa tersebut membutuhkan waktu 2 jam perjalanan menggunakan sepeda motor ataupun mobil dari kota Yogyakarta. Desa Botodayakan sendiri memiliki 21 dusun. Untuk dusun Kembangan yang menjadi pusat titik distribusi jumlah penduduknya sekitar 200 orang dengan 57 KK. Dan hanya satu dua orang yang PNS atau guru.

Pencaharian masyarakat di desa ini seperti desa-desa lainnya yaitu petani. Musim kemarau yang mulai menyapa menyebabkan sulitnya bercocok tanam. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, daerah Gunungkidul secara umum adalah daerah tandus, berbukit dan bebatuan. Tak pelak, masyarakatnya hanya bisa bercocok tanam ketela atau singkong, dan kacang tanah. Sedangkan di musim hujan, biasanya mereka bisa menanam jagung. Selebihnya ditanami pohon jati.

“Ekonomi masyarakat di sini tergolong sulit. Makan juga seadanya. Bahkan, ada yang makan hanya dengan gaplek,” terang Saiful Prihatin, Da’i BMH yang sudah menetap di Botodayakan lebih dari 5 tahun.

Gaplek adalah jenis makanan yang terbuat dari singkong yang dikeringkan. Bagi warga desa, gaplek bisa sebagai pengganti nasi. Jika ada warga yang kehabisan beras, gaplek menjadi alternatif bagi mereka. Karena itu, di sini mereka juga menanam singkong.

Sulitnya ekonomi di daerah ini menyebabkan mereka jarang memakan daging, terutama daging kambing dan sapi. Bahkan, boleh dibilang setahun hanya sekali.

“Ya, biasanya pas Idul Adha saja. Di hari-hari lain ada, tapi sangat jarang. Itupun kalau ada warga yang mampu dan syukuran,” katanya.

Karena itu, warga sangat senang sekali juka ditahun ini mendapat hewan qurban dari BMHseperti tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, masyarakat bisa merasakan lezatnya daging kambing dan menambah gizi mereka.

Daerah ini menjadi bidikan distribusi BMH karena sangat membutuhkan daging. Setidaknya, dengan hal itu, Muslim di Gunung Kidul bisa merasakan semarak Idul Adha. Lebih dari itu, mereka akan memarasa diperhatikan imat Islam lain.

“Selain dusun Turgo di lereng Merapi. Masyarakat di Botodayakan ini menjadi prioritas kami dalam distribusi hewan qurban tahun 2017 ini. Disamping sangat membutuhkan, daerah ini adalah binaan BMH yang butuh sentuhan rohani,” ujar C.H Rohman, Manager BMH Yogyakarta.

Menurut Rohman, di hari-hari biasa, ada dai khusus yang diterjunkan untuk membina ruhani mereka. Kini telah berdiri beberapa TPA dan majelis taklim ibu-ibu. Semoga gersangnya alam Gunung Kidul tidak membuat ruhani dan iman mereka menjadi gersang. Amin!

Kebutuhan hewan Qurban desa Botodayakan mencapai 3 Sapi dan 25 Kambing yang diharapkan dapat menyentuh seluruh warga yang tinggal di desa tersebut.

Desa :  Balong 7, Balong 8

Kecamatan :  Samigaluh

Kabupaten :  Kulonprogo