QBN Hadirkan Kebahagiaan Muallaf Minoritas Lereng Gunung Sibayak

Program Qurban Berkah Nusantara (QBN) Laznas BMH Perwakilan Sumut pada tahun 1440 H ini berhasil menjangkau beberapa tempat secara serentak, seperti Medan, Deli Serdang, Karo, Langkat dan Mandailing Natal (11/8).

Dari ke lima kabupaten tersebut, komunitas muallaf menjadi yang cukup diprioritaskan.

“Tahun ini BMH tidak sekedar melaksanakan qurban di daerah pedalaman tapi juga wilayah muallaf minoritas yang notabene butuh penguatan iman melalui sentuhan spiritual,” terang Kepala BMH Perwakilan Smatera Utara, Lukman bin Thalib.

Hal ini sekaligus mendorong dan menguatkan pembinaan muallaf minoritas yang berada di Desa Lau Gedang Sukamakmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

“Alhamdulillah antusias warga sangat luar biasa, karena baru kali ini dilakukan pemotongan hewan qurban berupa sapi,” imbuh Lukman.

Desa Lau Gedang dapat dikategorikan sebagai daerah tertinggal. Letaknya yang berada di dalam lembah di kawasan Lereng Gunung Sibayak membuatnya sulit dijangkau menggunakan kendaraan roda empat sekalipun.

“Sinyal telepon seluler dan jaringan listrik juga belum mampu menjangkau daerah tersebut. Namun dengan hadirnya BMH melalui kiprah Dai Tangguh, saat ini telah ada mesin genset untuk menerangi meski hanya 6 jam perhari,” jelas Lukman.

Hal tersebut menjadikan warga semakin semarak dalam beragam kegiatan, termasuk pembinaan ruhiyah berupa taklim dan pengajian bapak – bapak di malam hari.

Habibullah Lubis, Dai Tangguh BMH mengatakan, “Warga sangat bersemangat membantu penyiapan hingga pendistribusian hewan qurban. Hal ini karena mereka benar-benar menginginkan dapat mengkonsumsi daging di Hari Raya Idul Adha ini,” ucapnya.

“Seluruh warga di kampung ini mendapat daging qurban. Termasuk warga non-muslim.” Imbuhnya.

Ridwan, Imam Masjid Desa, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya qurban tahun ini.

“Alhamdulillah, BMH senantiasa hadir, sungguh program seperti ini memberi manfaat begitu banyak bagi masyarakat, mulai dari peningkatan gizi, kerukunan, kebersamaan, hingga kesadaran warga untuk terus menghidupkan tradisi bergotong-royong,” ujarnya.

Ridwan juga mengucapkan terimakasihnya kepada BMH Sumut yang telah memfasilitasi acara ini, dan selalu senantiasa memberikan bantuan untuk kemajuan Ummat Islam di desa ini.

“Mewakili warga Desa Lau Gedang ini saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada BMH Sumut yang selama ini telah banyak membantu memajukan ummat, dan selalu mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan Ummat Islam di sini”, tutupnya.*/irfan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *