Publik Ekspose BMH Luncurkan Ramadhan Kebaikan Tanpa Batas

Laznas BMH gelar Publik Ekspose yang dilangsungkan di Hotel Sofyan Jakarta Selatan dengan menghadirkan narasumber dari stakeholder zakat di Tanah Air.

Hadir dari Baznas RI, Direktur Utama, Arifin Purwakananta. Kemudian influencer kebaikan, Cholidi Asadil Alam, dan dari pihak media Wakil Pemred Republika, Nur Hasan Murtiaji. Dari unsur internal BMH hadir Direktur Marketing, Tri Winarno dan Direktur Operasional, Ade S. Alam.

“Alhamdulillah pada publik ekspose 2021 ini BMH mendapat dukungan banyak pihak, utamanya stakeholder zakat Tanah Air. Pada tahun ini BMH ajak masyarakat hadirkan Ramadhan 1442 dengan Kebaikan Tanpa Batas, Siapapun dan Dimanapun Bisa Berbagi,” terang Direktur Marketing BMH Pusat, Tri Winarno (8/4).

Dengan jaringan yang tersebar di 34 propinsi BMH menjadi lembaga amil zakat nasional yang siap sedia melayani para muzakki di berbagai tempat demi kebermanfaatan program yang luas hingga pelosok Tanah Air selama Ramadhan 1442 H.

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta mengakui kiprah dan perjuangan BMH di dalam gerakan zakat Tanah Air.

“Saya senang sekali hadir di sini. Karena BMH ini buat saya pribadi, luar biasa, ya. Saya mengenal BMH cukup lama,” ungkapnya.

“Kalau di Baznas, kami sebagai pimpinan di Baznas, mencatat BMH ini sering sekali mendapatkan banyak award. Tahun lalu (2020) BMH mendapatkan penghargaan di bidang pendistribusian zakat terbaik di Indonesia. Luar biasa,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, Arifin secara langsung mendorong kinerja BMH dan mengajak publik untuk bermitra dengan BMH.

“Boleh ditulis teman-teman media, ajak masyarakat, berzakat, infaq, sedekah, melalui Laznas BMH,” tegasnya yang disambut applause para hadirin.

Sementara itu, publik figur, Cholidi Asadil Alam mengatakan bahwa hidup harus juga mendapat keberkahan.

“Hidup bukan sekedar uang tapi juga keberkahan, bukan hanya bekerja, tapi juga dapat pahala,” katanya.

Wakil Pemred Republika, Nur Hasan Murti Aji juga menyampaikan bahwa BMH selalu punya cerita kebaikan.

“Program-program BMH ini memang program-program yang tagar itu pas banget, ya, kebaikan tanpa batas. Salah satu yang mungkin saya sorot selain lumbung pangan santri ini, itu program yang sumur bor. Program ini berbuah kebaikan tanpa batas juga, karena BMH membuat sumur bor itu di daerah-daerah yang kekurangan air, jadi itu luar biasa,” tuturnya.

Menutup rangkaian publik ekspose BMH melaunching program lumbung pangan santri di Indonesia yang ditandai dengan pemukulan bedug bersama-sama seluruh narasumber.

Pada kesempatan itu, seluruh hadirin juga diberikan kesempatan menikmati buah karya program unggulan BMH di bidang ekonomi Sekolah Ibu Hebat berupa aneka makanan berbahan baku ikan.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *