Perkuat Gerakan Dakwah Se-Sumatera Utara dengan Kafalah Dai Tangguh

Laznas BMH Perwakilan Sumut senantiasa hadir membersamai kiprah para dai dalam berdakwah. Dari 33 kabupaten kota yang ada di Sumatera Utara, BMH telah menempatkan dai tangguh di 15 titik.

“Pada 15 titik itu, lokasi rata-rata ada di pelosok dan di pinggiran hutan, tentu saja di sana ada hamparan tantangan yang tidak mungkin dihadapi melainkan oleh para dai yang memang teguh imannya kepada Allah Ta’ala,” terang Kepala BMH Perwakilan Sumatera Utara, Lukman A. Muthalib.

Sejauh ini BMH Perwakilan Sumatera Utara mewujudkan dukungan atas kiprah dakwah mereka dengan memberikan kafalah atau santunan kepada para dai tangguh di Sesumatera Utara. Tidka itu saja, Laznas BMH juga mendukung penuh program silaturrahim dan upgrading dai agar senantiasa terjaga semangat dan stamina di dalam dakwah.

“Alhamdulillah akhir Syawal 1441 H, berlokasi di Desa Lubuk Hulu, Kecamatan Datuk Limapuluh Kabupaten Batubara, BMH hadir di dalam forum silaturrahim dai tangguh se-Sumatera Utara. Dalam kesempatan itu secara simbolis dilakukan penyerahan Kafalah Dai Tangguh se-Sumatera Utara Semester 1 Tahun 2020 senilai Rp.90.972.000,” urai Lukman.

Kehadiran BMH menjadikan para dai tangguh senantiasa bersyukur dan terus memberikan doa terbaik bagi segenap donatur dan kaum Muslimin yang terlibat menguatkan dakwah mereka.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas dukungan BMH selama ini terhadap kegiatan dakwah di pedalaman dan pelosok. Semoga kita terus saling sinergi dalam menebar cahaya hidayah hingga pedalaman Sumatera Utara,” ungkap Ustadz Lukman Hakim.

Di tempat yang sama, Ustadz Mislindani, dai tangguh yang bertugas di Kabupaten Batubara turut mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan BMH.

“Kami pun sangat bersyukur atas dukungan BMH. Sebelumnya musholla kami sudah dibangunkan, baru baru ini pembebasan lahan untuk penambahan kelas pun juga telah kami terima dari BMH. Sekali lagi terimakasih,” ujarnya.

Sumatera Utara merupakan satu wilayah yang sangat menantang secara geografis untuk dakwah karena mengingat luasnya area dan panjangnya perjalanan. “Semoga umat Islam bersama BMH dapat terus menguatkan gerakan ini sehingga ke depan seluruh daerah di Sumatera Utara dapat tercerahkan dengan gerakan dakwah,” tutup Lukman Hakim.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *