Penyaluran Pembangunan Asrama Santri Penghafal Qur’an

Hingga saat ini tercatat 634 santri tahfidz quran yang menjadi mitra binaan BMH Kaltim dalam program Kaltim Menghapal.

Para santri tersebar di beberapa lembaga tahfidz wilayah kabupaten dan kota diseluruh Kalimantan Timur. Selain memberikan beasiswa, BMH juga memberikan fasilitas berupa tempat tinggal asrama dan sarana pendukung lainnya.

Program ini menjadikan BMH senantiasa hadir, menyalurkan amanah para donatur berupa dana pembangunan asrama tahfidz Qur’an dan Kitab Suci Al-Qur’an yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Talisayan, Berau.

Penyerahan ini langsung dilakukan oleh perwakilan BMH Kaltim di Berau, Sabliansyah dan diterima pengurus lembaga tahfidz Al Hakim Talisayan Berau, Ustadz Suradi.

SabIiansyah menuturkan, hingga saat ini program pembangunan asrama masih memerlukan banyak biaya.

“Fasilitas di sini masih sangat terbatas dan santri saat ini ada 80 anak dan setiap tahun bertambah, maka kami perlu membangun tambahannya. Hingga saat ini baru 25% berjalan. Kami berharap agar proses pembangunan bisa diwujudkan segera, sehingga santri dapat belajar dan menghapal lebih baik lagi serta makin banyak anak-anak di daerah tersebut bisa belajar,” tuturnya.

Dalam rangka memberikan motivasi belajar, selain penyaluran dana pembangunan, BMH juga memberikan Kitab Suci Al-Qur’an kepada segenap santri. Mereka tampak riang dan bahagia mendapatkan Al-Qur’an baru.*Fiq

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *