Pengobatan Gratis untuk Korban Pergeseran Tanah

Tim setibanya di lokasi Cianjur

Musibah pergeseran tanah yang melanda lima dusun di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur, Jawa Barat benar-benar berdampak serius bagi kehidupan warga. Informasi yang beredar, kerugian yang dialami mencapai Rp 68 miliar. Sedikitnya ratusan rumah dan 1.300 jiwa dari 800 KK terpaksa tinggal di pengungsian.

Informasi yang diberikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman menyebut hingga saat ini situasi di lokasi masih rawan dan kerap terjadi longsor susulan.

Kejadian tersebut mendorong LAZNAS BMH ikut andil memberikan bantuan kepada para korban. Sabtu (7/10) tim diberangkatkan untuk membantu warga di lokasi pengungsian.

Tim terdiri dari lima orang, termasuk dokter. Tim berangkat dari Jakarta pukul 00.30 dan baru tiba di lokasi tepat pukul 10.30 WIB.

“Lama, karena mengingat jauhnya lokasi dan medan yang berat. Tadinya direncanakan tiba pukul 08.00 tetapi, baru sampe lokasi pukul 10.30,” ucap ketua tim, M. Natsir.

“Kami mengadakan pengobatan gratis terhadap warga korban pergeseran tanah di Desa Waringin Sari,” terang staf pendayagunaan BMH DKI, Mahmudin.

Kedatangan BMH mendapat sambutan antusiasme warga, tidak terkecuali kepala desa.

Pasien yang telah sepekan tergolek, Alhamdulillah bisa sembuh dengan izin Allah

“Begitu tiba, kami langsung dihadapkan pada pasien yang sudah seminggu ini tergolek lemas. Bangun untuk ke kamar mandi tidak bisa. Sampe di posko di gotong oleh beberapa orang. Alhamdulillah, selang beberpa saat kaki pasien bisa gerakan sampe bisa berdiri kemudian jalan,” kata Mahmudin.

Kejadian tersebut sempat membuat para korban haru dan banyak yang meneteskan air mata.

Rata-rata korban mengeluh sakit kepala,  ulu hati pesendian. Kondisi tersebut membuat beberapa persediaan obat tertentu langsung habis.

Pukul 16.30 tim harus kembali ke Jakarta. Hujan yang terus turun mengakibatan jalan berlumpur dan licin sehingga beberpa kali mobil tim mengalami selip ban.

Tim tiba di Jakarta tepat pukul 05.00 tepat setelah sholat Shubuh. Acara ini terlaksana atas kerjasama LAZNAS BMH dengan IMS dan SAR Hidayatullah.*/Herim

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *