Pembangunan Asrama Insya Allah Segera Rampung

Sejak dimulainya pembangunan asrama penghafal Alquran Ummul Qura-Maros pada awal tahun 2018, banyak masyarakat yang peduli untuk membantu proses pembangunan tersebut.

Tercatat hingga kini, terkumpul Rp100 juta lebih donasi yang diterima panitia pembangunan.

Direncanakan bangunan dua lantai seluas 166 meter persegi tersebut akan menelan anggaran Rp686,610,000.

Progres pembangunan sendiri saat ini sudah sampai pada tahap pengerjaan dinding dan mulai pemasangan tiang penyangga untuk co lantai dua dan diperkirakan di akhir April pengecoran sudah bisa di mulai.

Jika tepat waktu, di tahun ajaran baru asrama tersebut sudah dapat ditinggali santri.

“Adanya asrama ini menjadi bagian upaya kita untuk mendidik dan melahirkan para penghafal Alquran yang sholeh dan ke depan dapat berkarya di masyarakat luas,” ujar Kadir selaku Ketua Laznas BMH dalam rilis, Kamis (5/6/2018).

Ia menambahkan, saat ini terdapat 73 santri dari tingkat SMP dan SMA, yang masih tinggal di rumah kayu pangung sederhana.

Walau berada di ujung kampung dan termasuk terpencil, namun geliat belajar dan menuntut ilmu patut mendapat apresiasi.

Para remaja dari berbagai daerah di Sulsel itu tetap antusias belajar dan tidak terganggu dengan keterbatasan fasilitas.

Dalam proses pendidikan masih bersifat klasikal mengunakan masjid dan outdoor sebagai lokasi utama proses transfer ilmu.

Lebih lanjut, Kadir mengajak kepada para dermawan untuk membantu dalam proses penyelesaian pembangunan yang sedang dilaksanakan.

“Ini adalah ladang amal jariah, membangun tempat tinggal para calon penghafal Alquran, dan InsyaAllah kitapun mendapat kebaikan dari para penghafal Alquran tersebut,” pungkas Kadir.*/tribunmakassar.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *