Pasca Gempa Susulan 7 SR, BMH Kerahkan SAR dan Tim Medis

Lahaula wala quwwata illa billah. Inilah kalimat yang patut diucapkan, mengingat hingga pekan ketiga Agustus 2018, gempa susulan masih kerap terjadi dan kembali memakan korban jiwa.

“Terakhir adalah gempa sebesar 7 SR pada 19 Agustus 2018, yang menjadikan Lombok kian membutuhkan uluran tangan kita semua,” terang Kepala BMH NTB, Abdul Kholiq (20/8).

Pasca gempa tersebut, tim gabungan BMH yang terdiri dari SAR Hidayatullah dan tim medis mendapati info perlunya penanganan evakuasi dan kesehatan di Sembalun.

“Secepat mungkin dua armada ambulan dikerahkan menuju Sembalun, yang terdiri dari SAR Hidayatullah dan tim medis. Namun tak banyak yang bisa dilakukan, mengingat persediaan obat semakin menipis, sehingga tim kembali ke posko yang ada di Lombok Utara, sehingga belum semua pengungsi dapat disentuh dengan baik,” urainya.

Sampai pagi ini, tim masih terus berkoordinasi. “Ini agendanya terbagi dua, satu untuk menangani evakuasi dan penanganan medis. Satu lagi koordinasi untuk penataan penyaluran hewan qurban. Mohon doanya, semua relawan dapat maksimal membantu warga,” tutup Kholiq.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *