Paket Bantuan untuk Dai dan Imam Masjid

Kondisi pandemi saat ini telah menjadikan semua kehilangan terutama dalam sisi-sisi ekonomi, sehingga nyaris semua merasakan, termasuk dai dan imam masjid.

Menyadari hal itu, Laznas BMH juga memberikan program paket bantuan untuk para dai dan imam masjid.

“Sama-sama kita ketahui para dai dan imam masjid adalah sosok yang selalu ada di garda terdepan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Dengan adanya kondisi seperti ini para dai tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya dikarenakan semua hal ini dibatasi dan tidak boleh ada perkumpulan banyak massa, termasuk imam masjid,” terang Direktur Program dan Pemberdayaan BMH Pusat, Zainal Abidin.

Paket bantuan untuk dai dan imam masjid ini pun menjadi semacam nikmat luar biasa di tengah pandemi bagi mereka semua.

Ustadz Aminullah, pria yang kesehariannya menjadi imam rawatib ini sudah tidak bisa lagi menjadi imam dikarenakan masjid tempat beliau menjadi imam tidak melaksanakan shalat lima waktu seperti biasanya.

“Mengikuti anjuran daripada pemerintah, ditambah lagi kondisi saat ini yang menjadikan semua berjalan tidak seperti biasanya seperti Ramadhan tanpa pandemi,” jelasnya.

Ustadz Aminullah pun mengapresiasi BMH yang peka dan tanggap dengan keadaan yang dialami oleh para dai dan imam masjid ini.

“Bagus, BMH ada kepekaan luar biasa serta tanggap, sehingga terus bergerak membantu mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

“Kami doakan semua muzakki dan donatur BMH sehat wal afiat dikuatkan semangatnya dalam ibadah kepada-Nya,” imbuhnya.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *