Nenek Nuhro Tetap Tangguh untuk Mandiri

Inspirasi hidup selalu ada di sekitar kita. Seperti yang ada pada diri seorang janda bernama Nuhro (70 tahun) ini.

Wanita asal Suli kabupaten Luwu Sulawesi Selatan ini kini hidup sendiri. Empat orang anaknya sudah tak lagi membersamainya.

“Sekarang nenek Nuhro tinggal di Sorowako, beliau hanya numpang tinggal di rumah keponakannya,” ucap Koordinator BMH di Luwu Timur M. Rizki.

Guna menyambung hidup, setiap harinya beliau berjualan kue kering di emperan depan Indomaret Sorowako.

Kemudian beliau juga memiliki aktivitas tambahan menjual kardus bekas. Meski demikian, semangatnya tetap berkobar-kobar.

Hal itu terlihat tatkala BMH menyampaikan rencana untuk mengadakan bantuan gerobak untuknya.

“Saat kami tanyakan terkait hal tersebut, beliau sejenak terharu dan selanjutnya mengucapkan, ‘aamiin,'” tutur Rizki.

“Nak, kalau ada gerobak, bisa lagi kutambah barang- barang jualanku,” ucapnya sembari menunjuk salah satu gerobak empek-empek yang kebetulan berada persis di samping tempat nenek berjualan.

Inilah kehidupan, mereka yang menderita tak selamanya mau meminta-minta. Meski badan telah renta Nenek Nuhro tetap ingin merdeka, mencari nafkah dari keringat dan usahanya sendiri.

“Mari bantu mereka yang menginspirasi kehidupan, yang dalam ketidakberdayaan namun tetap menjaga kehormatan diri dan agamanya,” pungkas Rizki.*/Najm

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *