Musibah, Mengasah Kepedulian Anak-anak Bangsa

Semua bergerak peduli, abang truk pun berbagi karena peduli di Gorontalo

Musibah berupa gempa bumi dengan kekuatan 7,0 SR telah meluluhlantakkan sebagian besar Lombok. Namun seiring dengan itu semua, negeri ini patut bersyukur, sebab sebagian besar dari penduduknya langsung bergerak, bertindak untuk peduli.

Laznas BMH menjadi saksi sekaligus pelaku bersama kepedulian elemen bangsa ini. BMH Kutai Kartanegara misalnya, berkolaborasi bersama SMA Negeri 2 Tenggarong, SMK Farmasi dan SMK Ketopong, menggelar aksi peduli untuk korban gempa NTB. Mereka bergerak karena ingin mengasah kepedulian. Inilah momentum baik melatih kepedulian anak-anak bangsa.

“Kegiatan penggalangan dana di tiga sekolah ini dilaksanakan pada 10-11 Agustus 2018. Selanjutnya hasil penggalangan dana diamanahkan kepada tim BMH. Kerjasama yang sangat bagus, kami para guru, siswa dan siswi pengurus OSIS, berterimakasih. Karena dengan ini siswa kita jadi tahu apa itu kepedulian,” ucap seorang guru.

Para guru dan seluruh siswa sangat antusias dalam mendukung program ini karena dampak positifnya tidak hanya kepada penerima bantuan saja akan tetapi juga bisa membangun mental dan karakter siswa dalam kepedulian.

Bangga dapat bergerak peduli untuk saudara kita di Lombok

“Memberi adalah bukti bahwa kita peduli, apa saja yang bisa kita berikan tidak dibatasi dalam bentuk materi, bahkan doa yang kita panjatkan untuk para korban merupakan bukti dari kepedulian,” terang Manajer BMH Kukar, Ihsan.

Beberapa pengurus OSIS dari sekolah yang bekerjasama dengan BMH Kukar dalam aksi peduli gempa NTB tidak hanya sekedar memberikan bantuan penggalangan di sekolahnya saja, di antara mereka turut serta bersama amil BMH dalam penggalangan dana di lampu merah di beberapa titik di Kota Tenggarong.

Sementara itu, semangat yang sama juga mewujud di bagian barat Indonesia, yakni Medan Sumatera Utara.

“Hari ini (11/08) BMH melakukan penggalangan dana di Kampus Utama Pesantren Hidayatullah Desa Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deli Serdang. Serta sebelumnya juga dilakukan aksi serupa di Kampus 2 Hidayatullah Medan Polonia (10/11),” ungkap Kepala Perwakilan BMH Sumut, Roni.

Ia menambahkan, aksi semacam ini sekaligus mengajarkan kepada seluruh siswa tentang pentingnya kepedulian. Bukan berapa besar nominalnya tetapi mengajarkan kepedulian terhadap sesama, jauh lebih penting. “Bahkan tidak sedikit siswa yang  merelakan uang sakunya untuk membantu saudara kita di Lombok,” kata dia.

Pelajar di Tenggarong Kutai Kartanegara, didampingi guru, bergerak peduli untuk korban gempa Lombok

“Alhamdulillah, aksi penggalangan dana terkumpul sebesar Rp 3.867.000, semoga dana yang terkumpul ini bisa membantu meringankan beban saudara kita di Lombok,” ujarnya.

Dana yang terkumpul itu kemudian disalurkan melalui BMH Sumut. “Insya Allah segera kami teruskan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di Lombok,” kata Kepala BMH Sumut, Roni.

Aksi serupa juga berlangsung di Gorontalo, Bontang, Riau, Lampung, Semarang, Bogor, Jayapura Papua, dan berbagai propinsi lainnya. Semoga dengan apapun yang menimpa bangsa ini, Allah Ta’ala senantiasa hadirkan kebaikan yang melimpah penuh berkah bagi kita semua, rakyat Indonesia.*/Herim

 

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *