Muharram Bangkit Berbagi untuk Kuatkan Semangat Santri Yatim

Lima tahun lamanya Dino Maulana (17) tinggal di lingkungan Yayasan Arrisalah Parepare, Sulawesi Selatan.

Dino dan sebagian teman-temannya sama, telah menjadi yatim dan harus tinggal jauh dari orangtua.

Guna memberi semangat dan asa kepada Dino dan teman-temannya, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel) mengajak mereka berbelanja kebutuhan harian di pondok pesantren ke toko terdekat (11/8).

Bermacam keperluan mereka beli seperti odol, sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi dan makanan ringan serta minuman.

Dino menceritakan keperluan hariannya selama ini dibantu oleh ustadz dari pesantren.

Sedangkan Rahmat Bohari yang telah ditinggal mati ayahnya 8 tahun lalu kadang mendapat kiriman dari kakaknya.

“Kalo habis betul sabunku. Minta sama kakak sepupu,” unkapnya.

Tentu saja hidup tidak memiliki orangtua sangat berat bagi anak anak ini. Begitupun jauh dari keluarga.

Namun kepedihan itu mereka tahan untuk mendapat pendidikan dan penghidupan masa depan yang lebih baik.

“Alhamdulillah melalui momentum Muharram 1444 H, khususnya Muharram Bangkit, BMH coba berikan penguatan, semangat dan asa kepada anak-anak yatim yang luar biasa ini,” tutup Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulsel, Bashori.*/Herim

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.