Motor Dakwah untuk Dai Tangguh

Mobilitas dalam dakwah merupakan faktor penting terlaksananya tugas para dai dalam menjalankan amanah dakwah secara baik dan lancar.

Untuk itu, satu hal yang dibutuhkan oleh para dai dalam meningkatkan mobilitas dakwanya adalah sarana trasnportasi.

Program motor dai merupakan program yang relevan untuk mendukung sukses dai dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.

Seperti baru-baru ini dilakukan oleh BMH Perwakilan Banten, atas kepercayaan masyarakat, BMH kembali bisa menyalurkan motor dai untuk Ustadz Indra Saputra Al-Hafidz.

Pria kelahiran Tangerang, 12 Desember 1982 itu pun mengaku bahagia dan bersyukur atas moto dai yang diterimanya.

“Terimakasih kepada BMH. Motor dai dari BMH ini akan memudahkan dakwah saya. Kami mendoakan semoga BMH semakin maju dan terpercaya di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya (10/10).

Ayah dari empat anak itu memiliki beberapa lokasi binaan, seperti di Tahfidz Al-Qur’an pondok Qur’an Ibadurahman di Kecamatan Panongan).LTQ Al-Muhajirin (Kecamatan Cikupa), kemudian, Pondok Powee (Kecamatan Panongan).

“Ustadz Indra Saputra Al-Hafidz menjadi penerima manfaat motor dai BMH, atas rekomendasi banyak pihak, dimana setelah kami cek, ternyata, selama ini beliau menjalani tugas dakwahnya dengan menggunakan sepeda ontel,” terang Kadiv Pendayagunaan BMH Banten. M. Irwan.*/Herim

Bagikan artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *